Melalui metode tersebut, Waskita Karya berhasil mengidentifikasi dan menyelesaikan lebih dari 1.200 potensi kendala sebelum proses konstruksi dimulai.
Selain meningkatkan keselamatan kerja, penerapan simulasi 4D juga mendorong metode konstruksi yang lebih efisien dan presisi.
Baca Juga: Transaksi Harian Makin Untung! Merchant BRI Palembang Bisa Dapat Motor hingga Emas
“Penyelesaian proyek ini sudah sangat dinantikan masyarakat Jakarta dan sekitarnya, karena tidak hanya mampu mengurangi kemacetan, tapi juga dapat menurunkan jejak karbon perkotaan untuk mendukung kualitas udara yang lebih baik.
"Waskita Karya berkomitmen, akan terus mendukung hadirnya sistem transportasi publik yang andal, aman, nyaman, sekaligus berkelanjutan,” tutur Ermy.***
Artikel Terkait
Waskita Karya Lakukan Groundbreaking Gedung UGM, Nilai Proyek Capai Rp113,08 Miliar
Buruan Daftar! Magang 4 Bulan di PT Waskita Karya Buka Kesempatan untuk Mahasiswa Semua Jurusan
Waskita Karya Ganti Jajaran Komisaris dan Pangkas Jabatan Direktur
Kontrak Segar untuk Waskita Karya, Rp238,86 Miliar Digelontorkan untuk Budidaya Ikan Nila Salin
Waskita Karya Kerjakan Kerjakan Proyek Sekolah Rakyat di Sumsel dengan Kontrak Rp719,25 Miliar