Komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) diterapkan secara konsisten selama pelaksanaan proyek.
Baca Juga: Transportasi yang Merangkul Semua, DAMRI Dukung Edu-Wisata PERTUNI di Kawasan Puncak
Berbagai langkah dilakukan untuk meminimalkan dampak lingkungan di kawasan perkotaan padat, mulai dari pengurangan pembongkaran permukaan, pengelolaan limbah galian secara bertanggung jawab, pengendalian air tanah, hingga pengurangan kebisingan dan getaran dengan teknologi silent piler.
Praktik reduce, reuse, recycle (3R), pengelolaan limbah B3, inspeksi rutin alat berat, serta pemantauan bangunan di sekitar proyek juga terus dijalankan.
Dari sisi keselamatan kerja, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diterapkan secara ketat, terutama pada pekerjaan bawah tanah yang berisiko tinggi.
Baca Juga: Puasa Tapi Mau Liburan? Begini Cara Jalan-Jalan Tanpa Takut Lemas
Pengendalian pekerjaan di ruang terbatas, pemeriksaan kondisi atmosfer dan kesehatan pekerja, inspeksi peralatan, serta sistem pelaporan berbasis aplikasi menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Agung Budi Waskito (BW), menegaskan bahwa percepatan proyek ini tidak hanya berorientasi pada capaian fisik semata.
“Pembangunan sistem sanitasi perkotaan seperti JSS merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan lingkungan Jakarta."
Baca Juga: Jawab Tingginya Kebutuhan Rawat Inap di Pantura, IHC RS Pelabuhan Cirebon Bangun Gedung Baru
"Melalui Proyek JSS Package 3, WIKA berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan ramah lingkungan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat serta pembangunan infrastruktur dasar yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Agung BW.
Dengan penerapan inovasi konstruksi, pemanfaatan teknologi digital, praktik pembangunan berkelanjutan, serta penguatan budaya K3, WIKA optimistis JSS Package 3 dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Jakarta.
Proyek ini diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. ***
Artikel Terkait
Kontribusi WIKA di Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang yang Dikunjungi Presiden Prabowo
Hutama Karya dan Wika Bangun Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito, Target Rampung 2027
Kontrak Baru WIKA Tembus Rp17,43 Triliun, Dukung Agenda Pembangunan Nasional
WIKA dan WEGE Dukung Pemulihan Pascabencana dengan Hunian Sementara Modular di Aceh Tamiang
WIKA Garap Proyek Sanitasi CWIP Nipah Kuning B, Perkuat Infrastruktur Kota Pontianak