Kabar BUMN - Petrokimia Gresik menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran penyaluran pupuk organik bersubsidi tahun 2026 dengan menggandeng 78 mitra produksi pupuk Petroganik.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk sektor pertanian dan perikanan secara berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, bersama para mitra di Gresik, Jawa Timur.
Baca Juga: Dukungan Pascabencana, 600 Paket Logistik Diserahkan untuk Penghuni Huntara Aceh Tamiang
Adityo Wibowo yang akrab disapa Adit menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah kembali mengalokasikan pupuk organik bersubsidi untuk mendukung kebutuhan sektor pertanian dan perikanan.
Dalam skema nasional tersebut, Petrokimia Gresik memegang peran besar dalam pemenuhan pupuk organik bersubsidi agar dapat tersalurkan tepat waktu dan sesuai kebutuhan petani.
"Untuk memenuhi target tersebut, di tahun 2026 ini, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan 78 mitra produksi pupuk organik Petroganik yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan luar Jawa. Kami berkomitmen, penyaluran pupuk organik bersubsidi berjalan sesuai dengan amanah Pemerintah," ujar Adit.
Baca Juga: Tips Menahan Lapar Selama Bulan Ramadan 2026 agar Puasa Tetap Kuat dan Nyaman
Ia mengungkapkan bahwa total alokasi pupuk bersubsidi nasional pada 2026 mencapai sekitar 9,8 juta ton untuk sektor pertanian dan perikanan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 642.107 ton dialokasikan khusus untuk pupuk organik bersubsidi. Sementara itu, Petrokimia Gresik bertanggung jawab atas distribusi 627.497 ton pupuk organik bersubsidi.
Rincian tanggung jawab tersebut mencakup 548.201 ton pupuk organik untuk sektor pertanian dan 79.296 ton untuk sektor perikanan.
Baca Juga: Lulusan SMA Bisa Daftar! PT GDPS Buka Lowongan Teknisi di Bandara Soekarno-Hatta
Jumlah ini mencerminkan peran strategis Petrokimia Gresik dalam menjaga kesinambungan produksi pangan nasional melalui pemenuhan kebutuhan pupuk organik.
"Kebutuhan pupuk organik subsidi diperkirakan akan semakin besar, seiring semakin tingginya kesadaran para petani dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui pemulihan kesuburan tanah."
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Petrokimia Gresik Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi untuk Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran
Peluang Masuk Final Four PLN Mobile Proliga 2025 Terbuka Lebar, Jakarta Electric PLN Menang Dramatis Lawan Gresik Petrokimia
Petrokimia Gresik Gasak Penghargaan Tertinggi di PRIA 2025, Buah Strategi Komunikasi Efektif!
Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Petani Lewat Program Agripreneur Tebu
Magang IT di Petrokimia Gresik: Peluang Serius untuk Mahasiswa Semester Akhir & Fresh Graduate