Hingga akhirnya, seluruh pengelolaan satelit di lingkungan Telkom Group terintegrasi dalam Telkomsat yang resmi berdiri pada tahun 2018.
Di tengah perkembangan teknologi satelit modern seperti konstelasi multi-orbit dan Non-Terrestrial Network, Telkomsat melanjutkan visi kemandirian konektivitas yang telah dirintis sejak era Palapa. Satelit tetap dipandang sebagai aset strategis bagi kedaulatan dan ketahanan konektivitas nasional.
Baca Juga: Promo Menarik BRImo 2026: Cashback Tiket Kereta Api untuk Nasabah BRI
Dalam era transformasi digital yang semakin cepat, kebutuhan akan infrastruktur komunikasi yang andal dan merata terus meningkat.
Pengalaman Indonesia dalam mengelola Satelit Palapa menunjukkan bahwa penguasaan infrastruktur komunikasi merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar catatan sejarah, Palapa menjadi simbol komitmen jangka panjang Indonesia dalam membangun kemandirian teknologi komunikasi. Nilai strategisnya tetap relevan hingga saat ini, seiring peran Indonesia yang semakin aktif dalam ekosistem konektivitas digital regional. ***
Artikel Terkait
Telkomsat dan Kemenkes Bersinergi Wujudkan Layanan Kesehatan Digital Berbasis Satelit dan AI di Seluruh Indonesia
Telkomsat Perkuat Dukungan bagi Korban Banjir di Sumatera
Telkomsat Hadirkan Satelit Merah Putih 2, Berperan dalam Penguatan Pertahanan Nasional
Perkuat Strategi 2026, Telkomsat Satukan Komitmen Lewat Leader’s Talk dan RKAP
Perkuat Ekosistem Layanan Komunikasi Satelit Nasional, Telkomsat Menjalin Kerja Sama Strategis Empat Pihak