Dipengaruhi Beberapa Faktor, Laba Bersih BNI Turun 6,97 Persen Sepanjang 2025

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Februari 2026 | 20:30 WIB
BNI mencatatkan laba bersih Rp4,9 triliun pada kuartal IV 2025, turun 6% secara tahunan (YoY) dan 2% secara kuartalan (QoQ). (Dok.BNI)
BNI mencatatkan laba bersih Rp4,9 triliun pada kuartal IV 2025, turun 6% secara tahunan (YoY) dan 2% secara kuartalan (QoQ). (Dok.BNI)

Pertumbuhan Kredit Melonjak Ditopang Program Kopdes Merah Putih
Hingga Desember 2025, kredit BNI tumbuh 16% YoY, jauh melampaui target awal 8–10%. Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit sebesar Rp47 triliun kepada PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih.

Di luar kredit tersebut, pertumbuhan kredit inti BNI tercatat sebesar 10% YoY, sejalan dengan target manajemen.

Total alokasi kredit untuk program Kopdes Merah Putih mencapai Rp66 triliun, dengan realisasi pinjaman meningkat menjadi Rp55 triliun per akhir Januari 2026 dan sisanya akan disalurkan secara bertahap.

Baca Juga: Sesuai Target Pekerjaan, WIKA Catat Progres 86% Jaringan Interkoneksi IPA Sepaku

Dari sisi profitabilitas, manajemen menyampaikan bahwa kredit kepada Agrinas memiliki yield sekitar 6% dengan cost of fund (CoF) 3,8%, sehingga spread lebih rendah dibandingkan Net Interest Margin (NIM) perseroan secara keseluruhan.

Analis Stockbit menilai secara keseluruhan kinerja fundamental BNI pada kuartal IV 2025 dinilai tetap positif. Perbaikan kualitas aset dan pertumbuhan dana murah (CASA) yang mencapai 29% YoY menjadi sentimen pendukung utama.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini