Peran KUR BRI dalam Mendorong Produktivitas Sawah dan Kesejahteraan Petani

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 6 Februari 2026 | 09:30 WIB
KUR BRI dorong produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Sepanjang 2025, BRI salurkan KUR Rp178 triliun untuk ketahanan pangan nasional. (Dok. BRI)
KUR BRI dorong produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Sepanjang 2025, BRI salurkan KUR Rp178 triliun untuk ketahanan pangan nasional. (Dok. BRI)

Dengan dukungan permodalan yang memadai, kebutuhan produksi tetap dapat terpenuhi sehingga kualitas dan hasil panen bisa dipertahankan secara optimal.

Baca Juga: Bio Farma Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas, Hadirkan 14 Mitra Binaan di INACRAFT 2026

Hasil dari usaha pertanian tersebut turut menopang kebutuhan keluarga Syiro, termasuk mendukung pendidikan anaknya yang saat ini menempuh pendidikan di pesantren.

Kondisi ini menunjukkan bahwa KUR BRI tidak hanya berperan dalam menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga petani.

Selain itu, KUR juga dinilai berkontribusi dalam mendorong perekonomian petani secara lebih luas, seiring dengan dukungan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga hasil panen, termasuk melalui penyerapan gabah oleh Bulog.

Baca Juga: Hujan Datang, Badan Butuh yang Hangat, Ini Minuman Khas Nusantara Paling Pas Dinikmati

Peningkatan produktivitas pertanian ke depan menjadi faktor penting untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa KUR merupakan instrumen strategis BRI dalam mendukung sektor usaha mikro dan sektor produktif, termasuk pertanian.

“Melalui KUR, BRI berupaya menghadirkan pembiayaan yang mudah diakses, tepat sasaran, serta berkelanjutan. BRI tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas usaha agar pelaku UMKM, termasuk petani, dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Hery.

Baca Juga: Bank Mandiri Luncurkan e-Money Imlek 2026, Cocok untuk Hadiah dan Koleksi

Ia menambahkan bahwa BRI terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kelompok tani, hingga penyuluh pertanian, guna memastikan penyaluran KUR benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Dari sisi kinerja, sepanjang tahun 2025 BRI mencatat penyaluran KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur di seluruh Indonesia. Lebih dari 60 persen penyaluran tersebut dialokasikan ke sektor produksi, dengan porsi mencapai 64,49 persen dari total KUR BRI.

Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen dari total penyaluran KUR BRI sepanjang 2025.

Baca Juga: Panduan Bekerja Sama dengan Rekan Kerja yang Jarak Umurnya Berbeda-beda Jauh

Hingga akhir Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini