Sebelumnya, PTDI telah mengembangkan sejumlah platform UAS, di antaranya UAS Wulung dan Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) MALE “Elang Hitam”, yang mencerminkan komitmen PTDI dalam membangun kompetensi teknologi wahana udara nirawak secara berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PTDI mengadopsi pendekatan komprehensif dalam pengembangan UAS, mulai dari aplikasi sipil seperti drone pertanian hingga pengembangan sistem UAS berteknologi lebih lanjut, guna mendukung penguatan ekosistem industri dirgantara nasional.***
Artikel Terkait
Bangga! CN235 Produksi PTDI Jadi Andalan Baru Tanzania Berkat Hibah dari UEA
N219 Dukung Konektivitas Papua, PTDI Dorong Akses Udara untuk Pemerataan Pembangunan
PTDI dan KNDS Prancis Sepakat Kembangkan Sistem Senjata 20mm untuk Helikopter
PTDI Gandeng Intercrus untuk Wujudkan Taksi Terbang Ramah Lingkungan di Indonesia
PTDI Tuntaskan Restorasi CN235-100M A-2305, Kini Siap Dukung Peningkatan Alutsista TNI AU
Awali Kegiatan TJSL 2026, PTDI Gelar Posbindu bagi Puluhan Lansia