“Pengerukan sedimen di sepanjang DAS Tondano merupakan wujud nyata komitmen PLN Nusantara Power dalam menjaga fungsi ekologis kawasan serta mendukung upaya pencegahan banjir.
Baca Juga: BULOG Bidik Pasar Haji 2026, Beras Indonesia Dapat Respons Positif dari Importir Arab Saudi
"Kami berupaya memastikan operasional pembangkit berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan masyarakat," paparnya.
Tak berhenti pada pengerukan sungai, PLN NP juga melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian Danau Tondano melalui pembangunan bank sampah.
Program ini mendorong perubahan perilaku warga agar tidak lagi membuang sampah ke perairan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.
Baca Juga: Butuh Kata-kata Imlek? Ini 15 Ucapan Tahun Baru Imlek 2026 yang Siap Dipakai
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN Nusantara Power UP Minahasa menginisiasi pembangunan bank sampah yang dikelola bersama masyarakat sekitar Danau Tondano.
Inisiatif ini menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus mendorong pengelolaan sampah terpadu guna mengurangi potensi pencemaran perairan.
Dengan pendekatan terintegrasi tersebut, PLN Nusantara Power menegaskan komitmennya untuk menghadirkan energi yang andal sekaligus berkelanjutan.
Upaya menjaga ekosistem DAS dan Danau Tondano diharapkan memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Utara dalam jangka panjang.***
Artikel Terkait
PLN Nusantara Power UP Pacitan Manfaatkan FABA Jadi Kompos untuk Lahan 6,5 Hektare
PLN Nusantara Power Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2025
PLN Nusantara Power Borong Enam Penghargaan Subroto 2025
Program SIPANDU DESI Antarkan PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Initiative Award 2025
PLN Nusantara Power Siap Amankan Pasokan Listrik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026