Baca Juga: Bangkit dari PHK, Rolly Bakery & Cookies Tembus Pasar Nasional hingga Malaysia Berkat Rumah BUMN BRI
Langkah ini selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta pada Jumat (13/2). Presiden menegaskan bahwa strategi nasional Indonesia Incorporated mendorong kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pelaku usaha.
“Saya namakan strategi saya adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju tarik yang kurang kuat. Yang kuat tarik yang lemah,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa konsep tersebut bertujuan membangun fondasi ekonomi nasional yang saling menopang agar pertumbuhan dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di sektor perumahan, BRI memperluas akses hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP). Pada 2025, kuota FLPP BRI meningkat dari 32.000 unit menjadi 60.000 unit atau hampir tumbuh 100 persen secara tahunan.
Hingga 11 Februari 2025, BRI telah menyalurkan FLPP untuk 3.174 unit rumah dan menjadi salah satu bank dengan penyaluran FLPP tertinggi secara nasional.
Sementara itu, pembiayaan KPP juga diperkuat sebagai fasilitas investasi dan modal kerja bersubsidi pemerintah yang menggerakkan sektor bahan bangunan dan konstruksi serta UMKM.
Baca Juga: 5 Aspek yang Harus Diperhatikan Ketika Terbang Selama Bulan Puasa
Pada 2026, BRI telah menyerap kuota KPP sebesar Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur atau 28,75 persen dari target Rp8 triliun tahun ini, dengan kontribusi sekitar 52,2 persen dari total penyaluran nasional.
BRI menegaskan komitmennya sebagai enabler pembangunan nasional. “Mengingat backlog kepemilikan rumah yang masih mencapai 32,3 juta menjadi tantangan bersama yang perlu ditangani secara kolaboratif."
"Oleh karena itu, BRI terus memperluas akses pembiayaan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengintegrasikannya dengan penguatan ekonomi keluarga agar kesejahteraan masyarakat dapat terjaga dalam jangka panjang,” ucap Riko.
Baca Juga: BNI Resmikan Kembali Emerald Center Central Park, Perkuat Layanan Wealth Management Premium
Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah BRI dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pembiayaan terjangkau.
“Terima kasih BRI. Presiden Prabowo tentu sangat senang, karena dia menginginkan setiap kebijakan benar-benar berbuah baik bagi rakyat. Terlebih, penurunan suku bunga dari BRI Group ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat."
Artikel Terkait
Promo Menarik BRImo 2026: Cashback Tiket Kereta Api untuk Nasabah BRI
Investasi Emas Makin Untung, BRI Hadirkan Promo Cicil Emas Spesial Imlek
Peran KUR BRI dalam Mendorong Produktivitas Sawah dan Kesejahteraan Petani
Aksi Bersih Pantai Kedonganan, Langkah Nyata BRI Peduli Dukung Indonesia ASRI
Bangkit dari PHK, Rolly Bakery & Cookies Tembus Pasar Nasional hingga Malaysia Berkat Rumah BUMN BRI