Sistem koordinasi dan pengelolaan data proyek dilakukan secara terstruktur melalui Common Data Environment (CDE) sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat mengakses informasi proyek secara akurat, konsisten, dan terdokumentasi.
Baca Juga: Long Weekend Imlek 2026 di TMII: Ada Liong Dance, Barongsai, dan Tiket Mulai Rp25.000!
Dalam Kesempatan terpisah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan kesiapan perusahaan dalam melaksanakan proyek ini.
“Pembangunan rumah sakit merupakan pekerjaan yang membutuhkan pengendalian teknis yang presisi. Karena itu, Hutama Karya berkomitmen melaksanakan proyek ini dengan standar mutu yang tinggi serta penerapan aspek keselamatan kerja, kesehatan, keamanan, dan lingkungan secara konsisten,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Hutama Karya menerapkan standar QHSSE secara ketat, termasuk penerapan prinsip Zero Fatality sebagai bagian dari budaya keselamatan kerja perusahaan.
Baca Juga: KBI Kantongi Mandat BI, Resmi Jadi Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
“Kami memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilakukan secara tertib, terencana, dan memenuhi aspek kualitas, keselamatan, serta ketepatan waktu sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” tutup Mardiansyah.***
Artikel Terkait
Hutama Karya Bangun Stasiun MRT Glodok–Kota, Integrasi Transportasi Pusat Kota Terus Diperkuat
Peluang Magang di Bidang IT Bagi Mahasiswa Aktif, Simak Lowongan yang Dibuka Hutama Karya
Saat Arsip Usai Bertugas, Hutama Karya Pastikan Pemusnahan Sesuai Aturan
Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan di Tol Pekanbaru–Dumai, Sejumlah Titik Jalan Disiapkan Jelang Lebaran
Jembatan Siak Nyaris Rampung, Hutama Karya Dorong Konektivitas Sumatera