Kabar BUMN - Pemerintah kembali menghadirkan stimulus di sektor transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pemerintah menugaskan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) untuk memberikan potongan harga tiket kapal kepada masyarakat.
Program ini memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kapal selama periode puncak arus mudik hingga arus balik Lebaran 2026.
Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menekan biaya perjalanan saat pulang kampung.
Selain membantu masyarakat menghemat biaya, kebijakan ini juga diharapkan mampu menjaga transportasi laut tetap menjadi pilihan yang terjangkau di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga: Risya Naifah Sukses Memperbaiki Ekonomi Keluarga Berkat jadi BRILink Agen di Merauke
Diskon Berlaku untuk Tiket Kelas Ekonomi
Potongan harga yang diberikan oleh PELNI berlaku khusus untuk tiket kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang.
Besaran diskon 30 persen dihitung dari tarif dasar tiket.
Dengan demikian, potongan harga tersebut tidak mencakup komponen biaya tambahan lainnya seperti asuransi penumpang dan pas masuk pelabuhan.
Melalui program ini, PELNI berupaya memastikan masyarakat tetap dapat menikmati layanan transportasi laut dengan harga yang lebih terjangkau selama musim mudik Lebaran.
Baca Juga: Ajarkan Anak Bijak Kelola THR Lebaran, Ini Cara Sederhana yang Bisa Dilakukan Orang Tua
Ketentuan Program Diskon
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @pelni162, terdapat sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan oleh calon penumpang yang ingin memanfaatkan program diskon tiket tersebut.
Beberapa ketentuan tersebut antara lain:
1. Diskon berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026 hingga 5 April 2026.
Artikel Terkait
Konektivitas Kapal PELNI Naik Level, CCTV Bisa Dipantau Real-Time dari Darat
PELNI Siapkan 55 Kapal dan Ratusan Ribu Tiket untuk Sambut Arus Mudik Lebaran 2026
Gunakan KM Sinabung, PELNI Pulangkan Satwa Endemik Papua yang Gagal Diselundupkan
PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub Cek Arus Mudik di Tanjung Priok
Mudik Gratis BUMN 2026, PELNI Berangkatkan 1.230 Pemudik dari Balikpapan ke Surabaya