Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan Kupang Lewat Program Agrosolution

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 31 Maret 2026 | 07:30 WIB
Pupuk Kaltim dorong ketahanan pangan di Kupang lewat Agrosolution, fokus pada kolaborasi petani, edukasi, dan peningkatan produktivitas berkelanjutan. (Dok. Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim dorong ketahanan pangan di Kupang lewat Agrosolution, fokus pada kolaborasi petani, edukasi, dan peningkatan produktivitas berkelanjutan. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur terus menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi bersama petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian.

Upaya ini kembali ditegaskan melalui kegiatan Temu Tani Ketahanan Pangan Program Agrosolution 2026 di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi untuk mendorong pertanian berkelanjutan di wilayah dengan karakteristik lahan kering.

Baca Juga: Liburan Edukatif di Jogja, Ini Update Harga Tiket dan Fasilitas Gratis Gembira Loka 2026

Dalam kegiatan tersebut hadir Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, Gustaaf AC Patty dan Sukardi Rinakit.

Kehadiran mereka menunjukkan langkah nyata perusahaan dalam mendorong pengembangan wilayah yang memiliki potensi besar sebagai penopang ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia.

Kabupaten Kupang dinilai memiliki peluang strategis untuk meningkatkan produksi komoditas pangan utama.

Baca Juga: Peluang Bekerja di Industri Aviasi Bagi Lulusan SMA Sederajat, PT GDPS Buka Lowongan Kerja di Jakarta

Gustaaf AC Patty menjelaskan bahwa temu tani menjadi ruang dialog yang konstruktif antara Pupuk Kaltim dan para pemangku kepentingan.

Forum tersebut membahas tantangan sekaligus peluang pengembangan sektor pertanian berkelanjutan berdasarkan kondisi riil petani. Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan solusi yang tepat sasaran.

Potensi pertanian Kabupaten Kupang dinilai cukup besar, terutama pada produksi padi dan komoditas unggulan lainnya. Komoditas tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.

Baca Juga: Hari Ini Pendaftaran Terakhir! Magang 6 Bulan di Kimia Farma: Peluang untuk Lulusan Teknik Sipil & Manajemen

Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pertanian yang tangguh, efisien, dan adaptif melalui sinergi multipihak.

"Hal ini selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa kedaulatan pangan bukan pilihan, melainkan keharusan."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini