KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Bakal Lebih Panjang, Penumpang Bisa Terangkut Lebih Banyak

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB
KAI Commuter menyiapkan KRL 12 gerbong rute Tanah Abang–Rangkasbitung. Kapasitas meningkat, frekuensi bertambah, layanan diharapkan lebih nyaman dan andal. (DOK. KAI)
KAI Commuter menyiapkan KRL 12 gerbong rute Tanah Abang–Rangkasbitung. Kapasitas meningkat, frekuensi bertambah, layanan diharapkan lebih nyaman dan andal. (DOK. KAI)

Kabar BUMN - Transportasi publik berbasis rel terus mengalami penguatan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah peningkatan kapasitas rangkaian kereta komuter agar mampu mengangkut lebih banyak penumpang dalam satu perjalanan.

Upaya ini diharapkan membuat layanan semakin nyaman sekaligus mengurangi kepadatan di jam sibuk. 

Baca Juga: Liburan Hemat ke Semarang Zoo April 2026, Cek Promo Tiket dan Aktivitas Serunya!

Kapasitas Kereta Akan Ditambah

KAI Commuter tengah menyiapkan pengoperasian Kereta Rel Listrik (KRL) dengan formasi 12 gerbong pada lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.

Saat ini, rangkaian yang beroperasi umumnya masih terdiri dari delapan hingga sepuluh gerbong. Penambahan ini ditargetkan dapat meningkatkan kapasitas angkut penumpang secara signifikan.

Baca Juga: Mau Kerja di KAI? Ini Kesempatan Ketemu Langsung di Job Fair Undip 2026

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan arahan dari Dudy Purwagandhi yang mendorong penggunaan rangkaian lebih panjang agar jumlah pengguna yang terlayani dalam satu perjalanan semakin meningkat.

Selain menambah kapasitas, langkah ini diharapkan dapat membuat distribusi penumpang menjadi lebih merata.

Dengan demikian, kepadatan di dalam kereta dapat ditekan.

Baca Juga: 168 Pelaku Usaha Ultra Mikro Lulus, Program Pertamina Catatkan Perputaran Dana Hingga Rp2,7 Miliar

Dukungan Infrastruktur dan Peron

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian lebih panjang.
“Pembangunan peron di stasiun-stasiun lintas Rangkasbitung untuk melayani Commuter Line SF12 juga telah dilakukan,” ujar Karina.

Selain peron, peningkatan jaringan elektrifikasi juga menjadi fokus pengembangan. Perbaikan ini diharapkan mampu memperpendek jarak antar perjalanan atau headway. Dampaknya, frekuensi kereta meningkat dan waktu tunggu penumpang menjadi lebih singkat. 

Baca Juga: Nggak Perlu Nunggu Gajian, Tiket DAMRI Kini Bisa Dicicil

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini