KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Bakal Lebih Panjang, Penumpang Bisa Terangkut Lebih Banyak

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB
KAI Commuter menyiapkan KRL 12 gerbong rute Tanah Abang–Rangkasbitung. Kapasitas meningkat, frekuensi bertambah, layanan diharapkan lebih nyaman dan andal. (DOK. KAI)
KAI Commuter menyiapkan KRL 12 gerbong rute Tanah Abang–Rangkasbitung. Kapasitas meningkat, frekuensi bertambah, layanan diharapkan lebih nyaman dan andal. (DOK. KAI)

Proyek Elektrifikasi Masih Berjalan

Pengembangan layanan ini turut melibatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Proyek elektrifikasi jalur Tanah Abang–Rangkasbitung masih dalam tahap penyelesaian dokumen teknis.

Allan Tandiono menyebutkan bahwa dokumen perencanaan teknis ditargetkan rampung pada semester pertama 2026.

Sebelum implementasi penuh, uji coba rangkaian 12 gerbong juga telah dilakukan pada periode Februari hingga Maret 2026. Uji coba tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

Baca Juga: Bukit Sapu Angin, Padang Rumput Hijau di Tanah Laut yang Suasananya Mirip di Luar Negeri

Frekuensi Perjalanan Terus Bertambah

Elektrifikasi jalur sepanjang 72,8 kilometer yang dilakukan sejak 2017 hingga 2018 turut mendorong peningkatan layanan.

Pada 2015, perjalanan harian tercatat sekitar 148 perjalanan hingga Stasiun Serpong. Jumlah tersebut meningkat menjadi 206 perjalanan per hari hingga Stasiun Rangkasbitung pada 2026.

Kenaikan frekuensi perjalanan ini diikuti lonjakan jumlah penumpang. Pada 2022, pengguna tercatat sebanyak 43,3 juta orang. Angka tersebut meningkat menjadi 77,5 juta pengguna pada 2025.

Baca Juga: PT PAL Indonesia: Industri Pertahanan Maritim Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional

Tren Pengguna Terus Naik

Peningkatan jumlah penumpang juga terlihat pada awal 2026. Dalam periode Januari hingga Maret saja, pengguna telah mencapai lebih dari 20,1 juta orang. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta komuter semakin tinggi.

Dengan tambahan kapasitas dan peningkatan infrastruktur, layanan Commuter Line di lintas Rangkasbitung diharapkan semakin andal. Kolaborasi antara operator dan pemerintah juga terus dilakukan untuk mempercepat pengembangan.

“KAI Commuter akan terus berkolaborasi dengan DJKA Kementerian Perhubungan dalam proses pengembangan elektrifikasi jalur dan peningkatan prasarana ini,” pungkas Karina. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler