Penumpang KAI Melonjak di Awal 2026, Bukti Kereta Api Jadi Transportasi Andalan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 12 April 2026 | 06:00 WIB
Jumlah penumpang KAI naik hampir 10% di awal 2026, menandakan transportasi kereta api makin jadi pilihan utama masyarakat. (kai.id)
Jumlah penumpang KAI naik hampir 10% di awal 2026, menandakan transportasi kereta api makin jadi pilihan utama masyarakat. (kai.id)

Di Indonesia bagian timur, KA Makassar–Parepare mencatat lonjakan signifikan dengan melayani 75.421 pelanggan, meningkat 66,45% dibandingkan 45.312 pelanggan pada triwulan pertama 2025.

Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa layanan kereta api semakin diterima di wilayah tersebut.

Baca Juga: Gedung 100 Tahun di Medan Ini Disulap Jadi Tempat Nongkrong, Sudah Tahu?

Antusiasme masyarakat mencerminkan apresiasi terhadap kehadiran transportasi yang terjangkau sekaligus mendukung mobilitas harian dan kegiatan wisata.

Layanan KAI Wisata bahkan mencatat pertumbuhan paling pesat dengan melayani 78.134 pelanggan, melonjak 110,10% dibandingkan 37.187 pelanggan pada tahun sebelumnya.

Kini, perjalanan dengan kereta api tidak hanya soal berpindah tempat, tetapi juga pengalaman.

Baca Juga: KAI Group Buka Rekrutmen di Job Fair Undip, Catat Jadwal dan Posisi yang Tersedia

Mulai dari kereta panoramic, kereta wisata, hingga kereta istimewa, penumpang dapat menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih nyaman, pemandangan luas dari jendela, serta layanan yang lebih personal.

Anne menegaskan bahwa tren ini menunjukkan kereta api semakin menyatu dengan kehidupan masyarakat dari berbagai kalangan dan latar belakang ekonomi.

“Angka-angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Kereta api kini menjadi bagian dari keseharian, digunakan oleh berbagai kalangan dengan kebutuhan yang beragam, dan menghubungkan perjalanan dalam satu ekosistem yang semakin terintegrasi,” tutup Anne.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: kai.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini