Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) menuntaskan modernisasi sistem Irigasi Rentang Loan Secondary System (LSS) di Kabupaten Indramayu.
Infrastruktur ini kini sudah difungsikan dan langsung dirasakan manfaatnya oleh petani, terutama dalam menjaga ketersediaan air dan mendukung hasil panen yang lebih stabil.
Proyek ini mencakup peningkatan saluran irigasi sekunder sepanjang lebih dari 14 km, pembangunan berbagai bangunan pendukung seperti offtake dan check structure, serta normalisasi saluran pembuang hingga lebih dari 100 km.
Baca Juga: BRILink Agen Tembus 1,18 Juta Tersebar di Lebih dari 80 Persen Desa di Indonesia
Selain itu, dibangun juga jalan inspeksi untuk mempermudah pengawasan dan perawatan jaringan.
Seluruh pekerjaan konstruksi telah diselesaikan dan saat ini memasuki masa pemeliharaan.
Wilayah yang terlayani meliputi lima kecamatan, yaitu Gabuswetan, Kandanghaur, Losarang, Terisi, dan Kroya, dengan total cakupan sekitar 3.007 hektare lahan pertanian.
Dengan sistem yang lebih modern, distribusi air kini jadi lebih merata dan terukur.
Dengan demikian, risiko kekeringan saat musim tanam bisa ditekan.
Tak hanya meningkatkan efisiensi, modernisasi ini juga membantu mengurangi kehilangan air dan memperkuat ketahanan terhadap perubahan debit.
Baca Juga: Gunakan Allo PayLater di PLN Mobile, Nikmati Cashback Berkali-kali
Dampaknya, petani memiliki kepastian lebih dalam mengelola lahan dan berpotensi meningkatkan intensitas tanam.
Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Hutama Karya Evaluasi Arus Kendaraan di Tol Palembang–Betung, Skema Lalu Lintas Diperbarui
Mudik Gratis BUMN 2026, Hutama Karya Layani 630 Pemudik ke Berbagai Kota
Hutama Karya Kembali Ingatkan Pembatasan Operasional Kendaraan Selama Lebaran
Instruksi Presiden Jalan, 324 Rumah di Senen Siap Dikebut Hutama Karya
JTTS Ramai di Libur Paskah 2026, Hutama Karya Tingkatkan Operasional dan Proyek