Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga melihat langsung kondisi korban luka yang masih menjalani perawatan di RSUD Rupit.
Baca Juga: Buah dan Sayur Unggulan yang Unik dari Jepang, Munculnya Banyak di Musim Semi
Kecelakaan itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal, mengungkapkan bahwa kepolisian tengah melakukan investigasi mendalam menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).
“Hari ini kami melaksanakan investigasi melalui Traffic Accident Analysis untuk membuat terang kasus kecelakaan lalu lintas ini.
Baca Juga: GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Sedot 12 Ribu Penonton dan Gerakkan Ekonomi Warga
"Dari hasil nanti akan kami pertanggungjawabkan secara hukum. TAA nantinya akan memberikan informasi secara jelas mulai dari awal sampai akhir kejadian,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian korban telah diberangkatkan ke Palembang untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
“Sementara saat ini masih terdapat 3 korban yang menjalani perawatan di RSUD Rupit,” ujar Faizal.***
Artikel Terkait
Menjelang Arus Mudik 2026, Jasa Raharja Ajak Pakar Transportasi Bahas Strategi Keselamatan
IFG Group Fasilitasi Mudik Aman dan Terjangkau 2026, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan untuk Ribuan Masyarakat
Jasa Raharja Siaga Arus Balik Lebaran 2026, Pastikan Layanan Optimal
Jasa Raharja Tutup Siaga Lebaran 2026, Catat Penurunan Kecelakaan hingga 30 Persen
Jasa Raharja Tekankan Integrasi Compliance dan Ethics untuk Tata Kelola Berkelanjutan