Dorong Solar PV Solution dan Bisnis Beyond kWh, PLN Indonesia Power Jalin Kerja Sama Pasar Karbon Global

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Mei 2026 | 09:00 WIB
PLN Indonesia Power (PLN IP) mengembangakan Solar PV solution berbasis off-grid sebagai solusi energi bersih di sisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. (DOK. PLN IP)
PLN Indonesia Power (PLN IP) mengembangakan Solar PV solution berbasis off-grid sebagai solusi energi bersih di sisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. (DOK. PLN IP)

Kabar BUMN - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menandatangani Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) dengan DevvStream Inc. di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

ERPA ini sebagai bagian dari pengembangan solusi energi bersih berbasis Solar PV solution dalam portofolio beyond kWh.

Ini menjadi tonggak penting bagi PLN IP dalam mengintegrasikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan skema monetisasi karbon global.

Baca Juga: PT TIMAH Tanam Ratusan Pohon di Kolong AKHLAK, Dorong Transformasi Lahan Pascatambang Jadi Ruang Publik Hijau

PLTS yang dikembangkan dalam kerja sama merupakan PLTS off-grid yang digunakan untuk kebutuhan sendiri (self-consumption), sehingga tidak terhubung ke jaringan listrik utama dan tetap selaras dengan ketentuan yang berlaku di sektor lingkungan hidup dan pasar karbon.

Melalui skema ini, PLN IP akan menghasilkan sertifikat penurunan emisi (Verified Emission Reduction/VER) dari proyek-proyek PLTS di berbagai lokasi di Indonesia, yang kemudian dipasarkan melalui DevvStream sebagai mitra global.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan model bisnis baru yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Digiland Run 2026 Siap Digelar, Telkomsel Hadirkan Ajang Lari, Hiburan, hingga Teknologi 5G dan AI

“Pengembangan Solar PV solution berbasis off-grid ini merupakan bagian dari inovasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi bersih di sisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon," ujar Bernadus.

Konsep beyond kWh yang diusung PLN IP tidak hanya berfokus pada penjualan listrik, tetapi juga mencakup layanan energi terintegrasi, termasuk penyediaan pembangkit energi terbarukan, pengelolaan emisi karbon, serta optimalisasi aset energi pelanggan.

Dalam implementasinya, proyek PLTS off-grid ini dirancang untuk mendukung kebutuhan energi pelanggan secara mandiri, meningkatkan efisiensi energi, serta memberikan kontribusi langsung terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca tanpa mengganggu sistem kelistrikan eksisting.

Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Saring Inovasi Terbaik Karyawan, Siap Berlaga di IDEA 2026

CEO DevvStream Inc. Sunny Trinh menegaskan bahwa kolaborasi ini membuka peluang besar bagi pengembangan proyek karbon berbasis energi terbarukan dari Indonesia.

“Kami melihat potensi besar dari model Solar PV off-grid yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Ini merupakan pendekatan inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global,” ujar Sunny.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini