Sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun, Ermy menegaskan Perseroan terus berkomitmen menyelesaikan setiap proyek dengan hasil terbaik.
Baca Juga: KAI Logistik Gandeng Bogantara, Perluas Distribusi Pangan dan Ternak Nasional
Dalam satu dekade terakhir, Waskita Karya telah membangun 30 bendungan, 41 jaringan irigasi, 20 fasilitas rumah sakit, 15 sarana pendidikan, serta 92 jalan tol dan 19 proyek konektivitas daerah.
“Waskita Karya berkomitmen terus mendukung Program Prioritas Presiden. Di antaranya menghapuskan kemiskinan ekstrem, pemerataan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus mendorong keberhasilan Program Hasil Terbaik Cepat,” tutur Ermy.
Ia menambahkan, perusahaan juga memastikan seluruh pembangunan infrastruktur dijalankan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik agar proses pengerjaan berjalan lancar.
Baca Juga: DAMRI Layani Rute Jogja–YIA, Tarifnya Ternyata Cuma Segini
“Waskita Karya juga selalu memperkuat manajemen risiko sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satunya dengan memacu penyerapan tenaga kerja lokal di setiap lokasi proyek,” tutur dia.
Ke depan, Waskita Karya optimistis mampu meraih lebih banyak kontrak baru sekaligus meningkatkan kinerja sepanjang 2026.
Optimisme tersebut turut didukung kenaikan anggaran Kementerian PU menjadi Rp118,5 triliun dari pagu indikatif awal 2026 sebesar Rp70,86 triliun.***
Artikel Terkait
Buruan Daftar! Magang 4 Bulan di PT Waskita Karya Buka Kesempatan untuk Mahasiswa Semua Jurusan
Kontrak Segar untuk Waskita Karya, Rp238,86 Miliar Digelontorkan untuk Budidaya Ikan Nila Salin
Waskita Karya Kerjakan Kerjakan Proyek Sekolah Rakyat di Sumsel dengan Kontrak Rp719,25 Miliar
Waskita Karya Segera Rampungkan Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Jalur Layang di Atas Tol Ir Wiyoto Wiyono Telah Tersambung Penuh
Waskita Karya Mengerjakan Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Rp3,87 Triliun