Tidak Naik! Cek Tarif Listrik PLN 18–24 Mei 2026 dan Estimasi Token Rp50 Ribu

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 17 Mei 2026 | 11:30 WIB
Ilustrasi - Tarif listrik PLN Mei 2026 dipastikan tidak naik. Simak rincian harga dan cara hitung token Rp50.000 menjadi kWh di sini. (Dok. PLN)
Ilustrasi - Tarif listrik PLN Mei 2026 dipastikan tidak naik. Simak rincian harga dan cara hitung token Rp50.000 menjadi kWh di sini. (Dok. PLN)

Estimasi Token Rp50.000 Jadi Berapa kWh

Berikut perkiraan konversi token Rp50.000 berdasarkan golongan daya di wilayah dengan PPJ sekitar 2,4%–4%:

900 VA

  • Sisa setelah PPJ: Rp48.800
  • Tarif: Rp1.352/kWh
  • Hasil: sekitar 36,09 kWh

1.300–2.200 VA

  • Sisa: Rp48.800
  • Tarif: Rp1.444,70/kWh
  • Hasil: sekitar 33,78 kWh

3.500–5.500 VA

  • Sisa: Rp48.500
  • Tarif: Rp1.699,53/kWh
  • Hasil: sekitar 28,54 kWh

Di atas 6.600 VA

  • Sisa: Rp48.000
  • Tarif: Rp1.699,53/kWh
  • Hasil: sekitar 28,24 kWh

Baca Juga: Peluang Bangun Pengalaman di Dunia Legal, PT Rajawali Nusindo Buka Program Magang BUMN untuk Lulusan Hukum

Faktor yang Membuat Hasil kWh Berbeda

Walaupun nominal token sama, hasil kWh bisa berbeda antar pengguna karena:

  • Perbedaan tarif per golongan listrik
  • Besaran pajak daerah yang tidak sama
  • Sistem perhitungan PLN berbasis konsumsi energi

Baca Juga: BULOG Perkuat Distribusi Pangan untuk 1.061 Koperasi Merah Putih

Kesimpulan

Tarif listrik PLN pada periode 18–24 Mei 2026 tetap dan tidak mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat masyarakat bisa lebih mudah memprediksi pengeluaran listrik bulanan.

Dengan memahami cara konversi token ke kWh, kamu bisa mengatur pemakaian listrik dengan lebih efisien dan hemat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini