Jasa Raharja Perkuat Budaya Keselamatan dengan Libatkan Komunitas Pengemudi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45 WIB
Jasa Raharja menggandeng komunitas pengemudi online dan konvensional untuk memperkuat budaya keselamatan melalui fitur Lapor Laka JRKu.    (Dok. Jasa Raharja)
Jasa Raharja menggandeng komunitas pengemudi online dan konvensional untuk memperkuat budaya keselamatan melalui fitur Lapor Laka JRKu.   (Dok. Jasa Raharja)

Kabar BUMN - PT Jasa Raharja menggandeng komunitas pengemudi online maupun konvensional melalui kegiatan bertajuk “Ngobrol Keselamatan Lalu Lintas bareng Komunitas” yang menghadirkan Korlantas Polri sebagai narasumber.

Inisiatif ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi sekaligus menumbuhkan budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengemudi yang aktif di jalan setiap hari.

Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi dan edukasi yang melibatkan banyak pihak dalam ekosistem keselamatan jalan. Tidak hanya aparat kepolisian, kegiatan ini juga diikuti rumah sakit hingga komunitas pengemudi yang berperan langsung dalam aktivitas transportasi sehari-hari.

Baca Juga: PLN Update Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra, Petugas Siaga 24 Jam

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menjelaskan bahwa komunitas pengemudi memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas.

Ia menilai pengemudi yang rutin berada di jalan dapat menjadi pihak penting dalam mempercepat penyampaian informasi ketika insiden kecelakaan lalu lintas terjadi.

Dalam kesempatan itu, Jasa Raharja turut memperkenalkan fitur Lapor Laka yang tersedia di aplikasi JRKu sebagai bagian dari penguatan transformasi digital layanan publik perusahaan.

Baca Juga: Air Terjun Singokromo Nganjuk, Tempat Ngadem Sempurna Saat Cuaca Sedang Panas-panasnya

Fitur tersebut dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan kecelakaan lalu lintas secara cepat dan terintegrasi sehingga proses penanganan korban dapat berlangsung lebih sigap.

“Penanganan golden periode bisa jadi titik krusial untuk tekan fatalitas korban laka lantas. Dan komunitas yang setiap hari berada di jalan raya bisa menjadi first responder untuk memberikan informasi inlebih cepat,” ujar Awaluddin.

Keberadaan fitur ini juga diharapkan mampu membantu masyarakat maupun keluarga korban yang kerap mengalami kebingungan ketika kecelakaan terjadi. Terutama dalam menentukan langkah awal agar korban segera memperoleh penanganan serta akses informasi layanan dengan lebih cepat.

Baca Juga: Lowongan Kerja Mei 2026, PT Nindya Karya Cari Profesional untuk Posisi Strategis di Bandung dan Jakarta

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kolaborasi bersama komunitas pengemudi sebagai bagian dari budaya keselamatan di jalan raya."

"Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan. Karena itu, kami terus memperkuat transformasi digital pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif,” ujar Awaluddin.

Pada kesempatan yang sama, Agus Suryo Nugroho menekankan bahwa keselamatan lalu lintas memerlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk komunitas pengemudi yang setiap hari berada di garis terdepan aktivitas jalan raya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini