Kabar BUMN - PT PAL Indonesia (Persero) mencatat kenaikan laba bersih sebesar 108,58 persen sepanjang 2025.
Capaian tersebut disampaikan Direktur Utama PAL, Kaharuddin Djenod, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Defend ID di Jakarta.
Peningkatan kinerja ini merupakan hasil dari transformasi perusahaan yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: 8 Tips Defrost Daging Beku, Cepat Cair dan Kualitas Tetap Terjaga
Salah satu langkah utamanya adalah penerapan konsep Industri Maritim 4.0 untuk memperkuat daya saing dan efisiensi operasional.
Transformasi dilakukan melalui sejumlah program, mulai dari digitalisasi, peningkatan fasilitas produksi, peningkatan produktivitas, penguatan perolehan kontrak, hingga penataan keuangan perusahaan.
Perubahan tersebut juga diterapkan pada sektor produksi melalui modernisasi fasilitas dan perbaikan alur kerja.
Baca Juga: Panduan Menjadi Affiliator Marketing, Mencari Cuan dengan Cara Mudah dan Bisa untuk Segala Umur
Hasilnya, produktivitas PAL meningkat signifikan.
“Saat ini kami (PAL Indonesia) mampu menghasilkan 50 blok kapal per bulan dan waktu pengerjaan di dock berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun,” kata Kaharuddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/5/26).
Waktu pengerjaan kapal di dock juga berhasil dipersingkat menjadi sekitar enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun.
Baca Juga: Kumpulan 20 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Inspiratif dan Cocok Dibagikan di Media Sosial
Kenaikan produktivitas dan pendapatan usaha turut memberikan dampak positif bagi industri pendukung dalam negeri.
Artikel Terkait
46 Tahun PT PAL Indonesia: Dari Galangan Nasional Menuju Kekuatan Maritim Global
PT PAL Tegaskan Kemandirian Alutsista Jadi Strategi Penting Hadapi Geopolitik Global
PT PAL Indonesia Dorong Penguatan SDM Maritim Nasional dalam Dies Natalis ke-25 SMK Teknik PAL
Menko AHY Apresiasi Transformasi PT PAL Indonesia Menuju Industri Maritim Berkelas Dunia
Iduladha 1447 H, PT PAL Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Masyarakat Surabaya hingga Pesisir Lamongan