Sektor baja nasional dan manufaktur komponen ikut terdorong seiring meningkatnya aktivitas produksi PAL.
Menurut Kaharuddin, PAL kini tidak hanya berperan sebagai pembuat kapal. Perusahaan juga menjadi penggerak ekosistem galangan nasional dengan melibatkan berbagai industri pendukung dalam negeri untuk tumbuh bersama.
Baca Juga: 4 Kawasan Cagar Biosfer di Indonesia yang Dilindungi UNESCO
Kinerja PAL juga mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.
Saat meninjau fasilitas produksi PAL di Surabaya, ia menilai perusahaan berhasil mengembangkan kapasitas produksi sekaligus kualitas sumber daya manusia.
“PT PAL telah menghadirkan industri maritim berkelas dunia. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri dan berdaulat,” katanya.
Dalam RUPST, pemegang saham juga menetapkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris.
Selain itu, Kaharuddin Djenod kembali dipercaya untuk memimpin PAL.
Keputusan tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi perusahaan dan memperkuat posisi PAL sebagai industri maritim dan pertahanan nasional yang berdaya saing global.***
Artikel Terkait
46 Tahun PT PAL Indonesia: Dari Galangan Nasional Menuju Kekuatan Maritim Global
PT PAL Tegaskan Kemandirian Alutsista Jadi Strategi Penting Hadapi Geopolitik Global
PT PAL Indonesia Dorong Penguatan SDM Maritim Nasional dalam Dies Natalis ke-25 SMK Teknik PAL
Menko AHY Apresiasi Transformasi PT PAL Indonesia Menuju Industri Maritim Berkelas Dunia
Iduladha 1447 H, PT PAL Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Masyarakat Surabaya hingga Pesisir Lamongan