Ia mengatakan bahwa prangko berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan, bukan sebagai alat bukti pembayaran pengiriman pos saja, tetapi juga berperan sebagai benda mengeksplorasi kekayaan sejarah, budaya, filateli untuk keindahan alam, flora fauna, dan tokoh nasional.
Baca Juga: Proyek Peninggian Jalan dan Jembatan Tol Kaligawe, PT JTT akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
"Melalui gambar-gambar yang terpampang pada prangko ini, kami berharap dapat membawa keindahan Malioboro ke dalam rumah-rumah, kantor, dan kolektor perangko di seluruh penjuru negeri bahkan dunia. Prangko ini bukan hanya sekadar lembaran kertas, tetapi juga sebuah jendela yang membuka cakrawala budaya yang memukau," ungkap Singgih.
Selain itu, menurut Singgih, kehadiran prangko seri ini juga nantinya akan menjadi media promosi efektif untuk Kota Yogyakarta, dengan magnet destinasi wisatanya.
Melalui gambar-gambar dalam prangko Malioboro, ia berharap dapat membawa Malioboro ke dalam rumah-rumah, kantor dan kolektor prangko di seluruh penjuru negeri bahkan dunia. Karena prangko punya daya tarik tersendiri bagi para kolektor di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.***
Artikel Terkait
Mengenal Pos Giro Cash, Produk Layanan Keuangan Digital Pos Indonesia
Pos Indonesia Fasilitasi Penyerahan Bantuan Dana, Donasi Rp141,8 Juta Diserahkan ke Yayasan Kanker Indonesia
Mahkamah Agung Gandeng Pos Indonesia Menangani Kiriman Dokumen Surat Tercatat Peradilan
Pos Indonesia Berikan Layanan Warehouse bagi UMKM Binaan Kemenkominfo
Selamat! Pos Indonesia Raih Penghargaan di 5th Indonesia CSR Awards 2023