Baca Juga: Konsisten Bina Pemain Muda, SSB PTPN V Dapat Pujian dari Pelatih Timnas U-17 Indonesia
Sedangkan, blok ketiga akan menggunakan teknologi yang direkomendasikan oleh PT MSP 65, dengan keunggulan masa panen 65 hari setelah tanam.
"Hasil pembudidayaan tiga pola penanaman, teknologi, dan varietas yang berbeda ini akan langsung dikerjasamakan untuk di serap BULOG," ungkap Arief.
Menurut Arief, setelah pola budidaya terbaik dipilih, akan dilakukan replikasi di berbagai daerah. Mitra petani akan didampingi dalam proses ini agar dapat menerapkan pola budidaya dan teknologi yang telah diuji.
Arief meyakini bahwa penerapan skema kerja sama pengadaan beras ini, mulai dari tahap on farm, merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berbasis produksi dalam negeri.
Adapun, pada tahun ini, NFA menugaskan BULOG untuk mengelola CBP sebanyak 2,4 juta ton, dengan stok akhir tahun sebanyak 1,2 juta ton.