Kabar BUMN - Makanan instan atau cepat saja memang banyak digemari oleh masyarakat dunia termasuk Indonesia.
Selain karena penyajiannya yang tidak repot, makanan instan terkadang memiliki rasa yang enak.
Namun, mengonsumsi makanan instan terlalu sering juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Simak lima bahaya terlalu sering mengonsumsi makanan instan yang dirangkum KabarBUMN.com dari laman resmi Kementrian Kesehatan.
Baca Juga: Bio Farma Ingatkan Perempuan di Kalimantan Timur Tentang Bahaya Kanker Serviks
1. Obesitas
Mengonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas atau kegemukan pada remaja.
Remaja yang mengonsumsi makanan cepat saji dengan jumlah energi yang tinggi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas daripada mereka yang tidak.
Salah satu faktor yang berkontribusi pada obesitas pada anak dan remaja adalah kebiasaan makan makanan cepat saji.
2. Tingkatkan risiko tekanan darah
Mengonsumsi makanan cepat saji, seperti kentang goreng, yang memiliki rasa yang enak, dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi tanpa disadari.
Makanan ini mengandung kadar garam yang tinggi, yang dapat meningkatkan produksi air liur dan enzim dalam tubuh.
Baca Juga: Aktivitas Akhir Pekan yang bisa dilakukan di Sepanjang Thamrin
Sehingga meningkatkan keinginan untuk terus mengonsumsinya.