Diketahui, RSUD Tigaraksa dibangun di atas lahan dengan luas 49.108 meter persegi.
Kondisi lahan yang cukup luas dan dilewati beberapa sungai serta elevasi lahan eksisting yang letaknya berada di bawah jalan utama ini mengharuskan dasar bangunan ini ditinggikan dan disatukan dengan jembatan penghubung yang membentang dari pintu masuk hingga menuju ke gedung utama rumah sakit.
Selain itu, area kawasan juga terdapat dua kolam retensi yang dapat dijadikan tempat bermain, sehingga area RSUD ini menjadi ramah lingkungan.
Bangunan ini tidak hanya sebagai “rumah sakit” namun juga sebagai “rumah sehat” bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat luar daerah tersebut.
Baca Juga: Dikerjakan Waskita, Halte Cikoko Stasiun Cawang Fasilitasi Moda Tranportasi Umum Warga Jabotabek
Pembangunan ini adalah program unggulan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan kesehatan bagi masyarakat Tigaraksa yang sebelumnya tidak memiliki Rumah Sakit Umum Daerah.
RSUD Tigaraksa nantinya bisa mengakomodasi layanan kesehatan khususnya bagi 1,5 juta penduduk di delapan kecamatan terdekat.
Pelayanan yang disediakan cukup beragam, di antaranya meliputi IGD, radiologi, USG, laboratorium, pelayanan kesehatan umum, poli gigi, poli mata, THT, bedah, paru, jantung, penyakit dalam.
Sampai dengan pelayanan ibu dan anak, kebidanan dan kandungan, persalinan, ICU, HCU, NICU, PICCU, ICCU, tindakan bedah, dan rawat inap.
“Perseroan berkomitmen menyelesaikan proyek senilai Rp229 miliar yang menggunakan dana APBD Dinas Kesehatan ini. Harapannya RSUD Tigaraksa ini dapat membuat masyarakat sekitar khususnya masyarakat Banten bisa mendapat fasilitas Kesehatan yang layak,” tutup Ermy.***