trending

Pelindo Apresiasi Prestasi Desa Penglipuran yang Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia Versi UNWTO

Kamis, 26 Oktober 2023 | 09:45 WIB
Desa binaan Pelindo, Desa Penglipuran masuk daftar Desa Wisata Terbaik Dunia versi UNWTO. (Instagram/@pelindo)

Kabar BUMN - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengapresiasi prestasi Desa Penglipuran yang masuk dalam daftar Desa Wisata Terbaik Dunia versi The United Nation World Tourism Organization (UNWTO).

Desa Penglipuran sendiri merupakan salah satu desa binaan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo.

Desa yang teretak di Kabupaten Bangli, Bali ini termasuk salah satu dari 54 desa wisata terbaik dunia yang terpilih dari 260 kandidat.

Baca Juga: Kolaborasi Subholding Pelindo (SPSL) Bangun Kompetensi Anak Muda di Sekitar Wilayah Kerja

Dikutip KabarBUMN.com dari unggahan Instagram @pelindo pada Rabu (25/10/2023), penghargaan prestisius ini diumumkan dalam sidang umum ke 25 UNWTO yang digelar di Samarkand, Uzbekistan.

I Wayan Budiarta dari pihak Desa Penglipuran menyampaikan terima kasih kepada Pelindo di sela-sela pemberian penghargaan.

"Saya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, terutama Pelindo yang ikut mengembangkan dan mempromosikan Desa Wisata Penglipuran.

Baca Juga: Tumbuh Positif, Pelindo Catatkan 125 Juta Ton Arus Barang di Triwulan III 2023

"Salah satu daya tarik utama Desa Penglipuran adalah keberhasilan kita semua dalam menjaga budaya dan adat yang tetap kuat hingga saat ini.

"Rumah-rumah di desa ini memiliki bentuk serupa dan teratur, menghiasi jalan utama desa yang panjang.

"Setiap pekarangan dihiasi oleh angkul-angkul (pintu gerbang khas Bali) yang saling berhadapan antar rumah, menciptakan pemandangan yang memikat," katanya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari Instagram @pelindo, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Dua Tahun Paska Merger, Komitmen Transformasi Pelindo Ciptakan Banyak Peningkatan

Di sisi lain, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Mulyono mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi BUMN melalui program desa binaan TJSL dengan pihak desa yang mempertahankan kultur adatnya serta masyarakat setempat yang menjaga kelestarian dan kebersihan desa, dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan.

"Kami merasa bangga atas prestasi ini, dan pengakuan dari UNWTO juga menunjukkan betapa pentingnya kerja sama dalam mengembangkan destinasi pariwisata desa yang berkelanjutan," ujar Ali Mulyono.

Halaman:

Tags

Terkini