AP II akan membahas rencana ini dengan maskapai di dalam negeri maupun luar negeri.
Baca Juga: Makin Mudah Liburan Keliling Kota, Ini Daftar Kota di Indonesia yang Punya Fasilitas Bus Rapid Trans
“Terkait penerbangan haji dan umrah, maka maskapai luar negeri yang akan kami ajak membahas adalah maskapai asal timur tengah,” tutur Muhammad Awaluddin.
Adapun Garuda Indonesia dan Lion Air Group sudah beberapa kali melayani penerbangan umrah dari Bandara Kertajati.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Hilman Latief menyebut potensi penerbangan haji dan umroh melalui Bandara Kartajati sangat baik dan akan semakin meningkat.
"Jawa Barat merupakan provinsi dengan jemaah haji terbanyak. Untuk itu akan kita optimalkan tahun depan seiring dengan adanya kuota tambahan. Kami juga mengimbau penyelenggara umroh dan calon jemaah umroh turut memanfaatkan dan meramaikan Bandara Kertajati," tuturnya.
Sejalan dengan Bandara Kertajati yang saat ini sudah beroperasi penuh, AP II juga mendorong adanya lebih banyak lagi rute-rute domestik.
Mulai tanggal 29 Oktober 2023 ada tiga maskapai nasional yang melayani 7 rute domestik di Bandara Kertajati, yakni dari dan ke Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Denpasar, Makassar, Medan dan Palembang.
Baca Juga: Selain Pempek, Ini Kuliner Palembang yang Wajib Dicoba, Bahannya Didominasi Ikan
“Dengan infrastruktur dan fasilitas lengkap di Bandara Kertajati, maka peluang membuka rute-rute lainnya sangat terbuka lebar seperti misalnya ke Padang, Pekanbaru, Labuan Bajo dan kota-kota lainnya,” jelas Muhammad Awaluddin.***