trending

BSI Optimis Dapat Menorehkan Kinerja Positif pada Tahun 2024

Senin, 27 November 2023 | 16:30 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) optimis tumbuh positif pada tahun 2024. (bankbsi.co.id)



Kabar BUMN
- Dengan fundamental bisnis yang kuat dan ekonomi nasional yang dinilai masih baik, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) optimis tumbuh positif pada tahun 2024 walau kondisi ekonomi global masih menantang.

Kekuatan fundamental BSI yang akan menjadi penopang kinerja perseroan pertama adalah jumlah nasabah. Hal ini disampaikan Direktur Treasury & International Banking BSI Moh. Adib.

Pasalnya, BSI saat ini merupakan bank dengan jumlah nasabah terbesar ke-5 di Indonesia yaitu sebanyak 19,22 juta atau tumbuh 10,9% secara year on year (yoy) hingga kuartal III/2023.

Baca Juga: Pesan Tiket Kereta Cepat Whoosh Desember 2023, Ada Tarif Promo Mulai dari Rp 200.000!

Kedua, BSI kuat dalam pembiayaan konsumer. Hingga September 2023, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp232 triliun, bertumbuh 15,94% year on year (yoy). Segmen konsumer mendominasi yaitu sebesar Rp117,92 triliun.

Ketiga, BSI pun sangat memperhatikan segmen UMKM. Bahkan  hingga September 2023 dari pembiayaan berkelanjutan di BSI yang mencapai Rp53,6 triliun, sebagian besarnya yaitu Rp43,4 triliun diserap segmen UMKM.

“Untuk mendukung perputaran roda ekonomi di sektor riil, BSI terus mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Harapannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Dilihat dari Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM), sebesar 34,75% dari total pembiayaan BSI merupakan pembiayaan inklusif," kata Adib di acara BSI Sharia Economic Outlook 2024, yang diselenggarakan di Kantor Pusat BSI Gedung The Tower, Jakarta.

Baca Juga: Pemandangan Laut Lepas dan Persawahan Berpadu Cantik di Pantai Pangasan, Destinasi Wisata yang Jadi Spot Camping Favorit di Pacitan

"Selain itu, BSI membangun jaringan UMKM Center di Aceh, Yogyakarta dan Surabaya dengan total 2.526 nasabah binaan,” tambahnya.

Ia pun melanjutkan, faktor lainnya yang menopang optimisme BSI adalah  langkah strategi dalam melakukan transformasi digital. Hal ini dalam rangka memperkuat layanan perbankan syariah di era digital. 

Contohnya, kata dia, BSI Mobile saat ini sudah menjadi pilihan mayoritas para nasabah untuk bertransaksi. Di mana 97% nasabah sudah menggunakan BSI Mobile untuk transaksi harian mereka, dan hanya sekitar 3% nasabah yang masih datang ke cabang untuk bertransaksi.

Baca Juga: SPJM Sukses Sandarkan Kapal Pesiar dengan 412 Penumpang di Pelabuhan Makassar

“Per September 2023, transaksi di BSI Mobile mencapai 438 juta transaksi. Naik dari angka 343,78 juta transaksi pada periode yang sama di tahun 2022,” tutur Adib.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo menjelaskan, di tingkat global ekonomi dinilai masih akan melambat.

Faktornya mencakup kebijakan moneter yang ketat dari bank sentral negara-negara maju seperti Amerika Serikat. Seperti suku bunga acuan bank yang masih dijaga tinggi sejak 2023.

Halaman:

Tags

Terkini