"Dan bagi Srikandi Perhutani yang hadir secara offline maupun online, saya harap dapat memanfaatkan acara ini sebaik mungkin untuk mendapatkan informasi penting sebanyak mungkin yang dapat disampaikan kepada anak-anak kita, teman maupun saudara perempuan kita untuk menjaga Kesehatan terutama bahaya kanker serviks,” jelasnya.
Sementara itu, Ema Ismariana menuturkan bahwa acara Road to Zero HPV merupakan kelanjutan dari program Srikandi BUMN yang diresmikan di Bandung.
Ia mengungkap pentingnya kesehatan wanita yang terkait dengan masalah kewanitaan terutama risiko kanker serviks yang cukup tinggi.
“Kami berharap kepada Srikandi Perhutani Group baik yang ada di Perhutani, Anak Perusahaan dan Dana Pensiun dapat peduli dengan kesehatannya.
"Oleh karena itu, hari ini kami datangkan narasumber Dokter Spesialis Kandungan yang juga Host dari program DR OZ Indonesia yaitu dr. Boy Abidin SpOG (K) dan dr. Nida Amelia Hashifah dari Bio Farma untuk memberikan pencerahan pentingnya pengetahuan tentang Kanker Serviks,” ujarnya.
Dalam sesi talkshow, dr. Boy Abidin SpOG (K) turut menyampaikan bahaya kanker serviks.
Dimana penyakit ini masuk ke dalam peringkat 10 besar kanker yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia untuk semua usia pada 2020.
Sementara menurut data Global Cancer Observatory, kanker serviks menempati posisi kedua untuk penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data, lebih dari 80 wanita terdiagnosis kanker serviks.
Bahkan, setiap 120 menit ada 2 wanita Indonesia yang meninggal dunia akibat kanker serviks.
Boy Abidin memaparkan ada empat cara efektif untuk mencegah kanker serviks.