trending

Bersama Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar Konsinyering Titik Pareto Aktivitas Santunan & Upaya Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas

Senin, 18 Desember 2023 | 12:30 WIB
Jasa Raharja dan Korlantas Polri menggelar Konsinyering Titik Pareto Aktivitas Santunan dan Upaya Pencegahan Kecelakaan lalu lintas di Mercure Hotel Jakarta, pada Rabu (13/12/2023). (jasaraharja.co.id)

Kabar BUMN - Jasa Raharja dan Korlantas Polri menggelar Konsinyering Titik Pareto Aktivitas Santunan dan Upaya Pencegahan Kecelakaan lalu lintas di Mercure Hotel Jakarta, pada Rabu, 13 Desember 2023.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu tindaklanjut dari pembuatan Buku Pemetaan Titik Rawan Laka yang tengah disusun.

Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, dalam sambutannya, menyampaikan keselamatan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan konkrit yang berdampak langsung pada tatanan hidup masyarakat.

Baca Juga: Babakan Siliwangi City Forest, Tempat Wisata Alam Tanpa Tiket Masuk di Bandung, Keliling Hutan di Tengah Kota

“Kita semua menyadari bahwa implikasi laka lantas akan langsung dapat mempengaruhi aspek psikologi, kesehatan, ekonomi, dan berujung pada aspek sosial korban dan keluarga korban,” ujarnya.

Pada Kuartal III Tahun 2022, terjadi shifting pelayanan yang berfokus pada upaya pencegahan kecelakaan yang terukur.

“Kita awali dengan konsiyering bersama KNKT, Korlantas Polri, dan Akademisi ITB dalam Penyusunan Buku Konsiyering Pemetaaan Titik Rawan Laka dan Upaya Pencegahan Kecelakaan, yang telah diberikan juga kepada stakeholder terkait dan mendapatkan apresiasi positif,” kata Dewi.

Baca Juga: Info Loker PT MUM (PNM Group) Deadline Januari 2024, Ada 2 Posisi untuk Penempatan Kerja di Sumatera dan Jakarta

Di tahun ini, lanjut Dewi, Jasa Raharja kembali menyusun buku yang sama. Selama prosesnya, Jasa Raharja telah melakukan konsinyering bersama KNKT pada September dan pihak akademisi ITB pada Oktober lalu.

Tujuan dari konsinyering tersebut untuk mendapatkan rekomendasi yang berfokus pada socio-engineering dalam meningkatkan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas.

Dewi mengatakan, latar belakang pembuatan buku tersebut salah satunya untuk terus mendorong program kerja divisi pelayanan Jasa Raharja, khususnya terkait pencegahan, agar semakin efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Kesannya Sederhana dan Tak Berarti, 6 Kebiasaan Ini Ternyata Tidak Boleh Dilakukan di Dalam Pesawat

“Sehingga akan bisa menghadapi tantangan untuk dapat melakukan quick wins yang terukur dalam jangka pendek,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewi menyampaikan bahwa sampai dengan November 2023, terjadi penurunan fatalitas kecelakaan lalu lintas, yakni penurunan santunan meninggal dunia sebesar 3.87%, dan penurunan korban meninggal dunia sebesar 5.58%.

Halaman:

Tags

Terkini