Kabar BUMN - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko mengadakan pelatihan bagi Pemandu Wisata Pelajar di Candi Borobudur.
Pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari desa-desa di sekitar Candi Borobudur ini dilakukan selama tiga hari, dari tanggal 15-17 Januari 2024.
Kegiatan ini dilakukan guna menghadirkan storytelling dan pengalaman yang bermakna bagi kunjungan pelajar di Candi Borobudur.
Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT TWC bertujuan untuk turut mendorong aktivitas pariwisata berkualitas di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Pelatihan Pemandu Wisata bagi Pelajar ini melibatkan beberapa pihak.
Diantaranya yakni Museum dan Cagar Budaya (MCB) Warisan Dunia Borobudur, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Magelang dan Yayasan Dharmayatra Nusantara (Dharmanusa).
Pelatihan dibuka langsung oleh GM of Borobudur Jamaludin Mawardi, Koordinator Museum dan Cagar Budaya (MCB) Warisan Dunia Borobudur Wiwit Kasiyati dan TJSL & SME Founding Manager Ismiyati.
Dalam sambutannya, GM of Borobudur Jamaludin Mawardi mengatakan bahwa adanya pelatihannya ini tidak hanya bentuk implementasi kesiapan pembukaan paket pelajar naik Candi Borobudur yang menurut rencana akan dibuka pada bulan Februari 2024.
Pelatihan ini juga menjadi jembatan pengembangan talenta muda di kawasan Borobudur untuk turut terlibat aktif dalam mengembangkan pariwisata berkualitas di Indonesia.
“Program kolaborasi ini tujuannya bukan semata mata nilai komersialnya. Lebih dari itu, kami bersama-sama menyiapkan anak muda yang sebagian besar dari masyarakat sekitar. Misinya pemberdayaan." ujar Jamaludin.
"Kita coba upgrade pemuda yang memiliki potensi, dari pemandu kawasan, menjadi pemandu khusus dari segmentasi pelajar, sehingga mereka bisa turut membangun pengalaman berkesan bagi wisatawan yang berkunjung di Candi Borobudur,” jelasnya lagi.
TJSL & SME Founding Manager Ismiyati menjelaskan bahwa pelatihan ini terdiri dari berbagai kelas dari disiplin ilmu, antara lain paparan tentang potensi wisata pelajar, konservasi, sastra, kepemanduan, dan pelayanan prima.