Hal ini sebagai wujud peningkatan dalam pencapaian kemandirian pertahanan.
Menggarisbawahi komitmen PT PAL pada pembangunan pertahanan dalam negeri.
Baca Juga: INKA Grup Ekspor 60 Unit Gerbong Barang Ke Selandia Baru
“Dalam proyek ini, PT PAL fokus pada platform/body kapal perang, manuver, kecepatan tinggi, dan kemampuan melawan ranjau laut menjadi simbol komitmen PT PAL” ucap Djenod.
Pada kesempatan tersebut, Kaharuddin Djenod turut menyampaikan sejumlah proyek yang tengah berjalan di PT PAL.
Lewat inovasinya, PT PAL berhasil membangun 2 (dua) unit pembangkit listrik terapung atau Barge Mounted Power Plant (BMPP) bersama dengan PT PLN Indonesia Power.
PT PAL menunjukkan bahwa Indonesia mampu secara mandiri memproduksi pembangkit listrik terapung dan sebagai jawaban atas ketergantungan sewa pembangkit listrik terapung milik Turki untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia Timur.
Wujud sinergi BUMN ini menjadi langkah nyata, efisien dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Industri ini dianggap sebagai kunci bagi kebangkitan peradaban negara, menciptakan pondasi kuat bagi perkembangan teknologi yang lebih beragam”. tutur Djenod.
Prestasi yang diraih PT PAL selaras dengan besarnya dukungan Presiden RI Joko Widodo bersama jajaran Menteri kabinet Indonesia Maju dalam mempromosikan PT PAL di kancah Internasional.
Sehingga PT PAL mampu melebarkan layar dengan mengekspor sejumlah kapal perang jenis Landing Platform Dock ke Asean hingga Timur Tengah.
Produk jenis Landing Platform Dock (LPD) yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Ide Liburan Seru di Jogja, Pantai Sadranan Jadi Spot Snorkeling Favorit Wisatawan
Yakni lengkap dengan persenjataan sebagai bentuk peningkatan kemampuan SDM lewat inovasi produk pertahanan.