“Target kinerja keuangan ini, khususnya pada indikator Pendapatan Usaha (sebesar Rp5,1 triliun), merupakan target tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya,“ imbuh Harsusanto.
Dalam kesempatan tersebut, turut disahkan Key Performance Indicators (KPI) PT PAL Indonesia.
KPI itu mencakup peningkatan nilai ekonomi & sosial, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi, dan pengembangan talenta.
Upaya peningkatan program pendanaan UMK Tahun 2024 ditargetkan dengan efektivitas penyaluran dana 80,07% yang dialokasikan pada sektor sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola.
Chairiah Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN, sebagai perwakilan pemegang saham seri A, menekankan pentingnya menjalankan setiap kegiatan sesuai peraturan.
Termasuk menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, manajemen risiko secara konsisten, dan internalisasi nilai-nilai inti AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) secara berkelanjutan.***