Kabar BUMN - Bio Farma dan sebuah perusahaan life science berbasis di Tiongkok, Fapon menandatangani nota kesepahaman untuk meresmikan komitmen mereka dalam memperkuat inovasi medis di Indonesia.
Selain itu, keduanya juga memantapkan ekosistem global Fapon dalam bidang diagnosa dan perawatan medis.
Fapon merupakan perusahaan life science terkemuka di dunia yang berdedikasi untuk menyediakan solusi dan layanan terpadu untuk diagnostik, biofarmaka, dan bioterapi.
Baca Juga: Kuliner Antimainstream dari Gunung Kidul, Belalang Goreng, Tinggi Protein dan Vitamin E
Acara penandatanganan nota kesepahaman tersebut dihadiri oleh ielun ZHU, Chief Financial Officer & Chief Investment Officer Fapon, I.G.N. Suharta Wijaya.
Serta turut hadir Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma dan Sri Harsi Teteki, Direktur Medis & Hubungan Kelembagaan Bio Farma.
Kemitraan antara Biofarma dan Fapon berfokus pada pengembangan obat-obatan dan teknologi biologi, perangkat medis, dan IVD (In-vitro diagnostic) solutions.
Dengan penekanan pada penerapan teknologi layanan kesehatan di masing-masing negara entitas.
Yang bertujuan untuk mendorong kolaborasi yang sinergis antara kedua perusahaan, mendorong inovasi medis dan transfer teknologi, serta mendorong perkembangan industri kesehatan di Indonesia.
Sri Harsi Teteki, Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, menyatakan bahwa kemitraan dengan Fapon akan meningkatkan kekuatan kedua perusahaan dalam berinovasi di bidang teknologi medis.
Baca Juga: PLN Tebar Promo Tambah Daya Listrik dan Bagi Merchandise Menarik Di IIMS 2024
Yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan layanan kesehatan di Indonesia.