trending

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Minyak Makan Merah Hasil Kolaborasi PTPN Group, Kementerian Koperasi dan UKM, serta BPDPKS

Selasa, 19 Maret 2024 | 13:00 WIB
Presiden Jokowi meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah di Regional 1 PTPN I, Desa Pagar Merbau II, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Kamis (14/3/2024). (holding-perkebunan.com)

Kabar BUMN - Pada Kamis (14/03/2024), Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah yang berlokasi di Regional 1 PTPN I, Desa Pagar Merbau II, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pabrik ini merupakan hasil kolaborasi dari dari PT Riset Perkebunan Nusantara, unit usaha Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Presiden Jokowi dalam sambutannya berharap, Pabrik Minyak Makan Merah ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi petani sawit, terutama yang tergabung dalam koperasi.

Baca Juga: Fokus Regenerasi, SSB Belia Regional 3 PTPN IV Sukses Juarai Turnamen Perdana 2024

”Oleh sebab itu, kita bangun pabrik minyak makan merah, ini yang pertama kali dan ini kita harapkan dapat memberikan nilai tambah yang baik bagi para petani sawit, utamanya yang sudah dalam bentuk koperasi.

"Jadi, harga TBS (tandan buah segar) tidak naik dan turun karena di sini semuanya diolah menjadi barang jadi yaitu minyak makan merah,” kata Jokowi, seperti dikutip KabarBUMN.com dari holding-perkebunan.com, Selasa (19/3/2024).

Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) dengan menghasilkan minyak makan merah sebagai produk akhir.

Baca Juga: Mudik Asyik Bersama BUMN 2024: PTPN 4 Regional 2 Gelar Mudik Gratis untuk Area Sumatera, Simak Cara Daftarnya

Presiden juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk dalam negeri ini sebagai langkah untuk pemasaran dan konsumsi produk yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, pembukaan pabrik ini merupakan bagian dari upaya hilirisasi, yang merupakan proses peningkatan nilai tambah komoditas melalui pengolahan menjadi produk jadi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga menegaskan pentingnya ekosistem hilirisasi sawit dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Ratusan Karyawan Regional 3 PTPN IV Gelar Wirid Akbar yang Dihadiri Ustaz Sonny Abi Kim

Salah satu langkah nyata dalam hal ini adalah pembangunan pabrik minyak makan merah yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah kepada petani sawit dan memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran.

”Kami ingin membuat terobosan. Setiap 1.000 hektar kebun sawit, petani harus punya satu pabrik minyak makan merah sendiri.

Halaman:

Tags

Terkini