Saat ini, kebutuhan soda ash di Indonesia sepenuhnya dipenuhi dari impor.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Grup Salurkan 329 Hewan Kurban Kepada 275 Ribu Masyarakat
Selain di Petrokimia Gresik, Pupuk Indonesia juga berencana mengembangkan pabrik soda ash di Pupuk Kaltim.
Kemampuan Petrokimia Gresik dalam memproduksi green surfactant dan soda ash akan mendongkrak Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi industri nasional, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
"Selamat kepada keluarga besar Petrokimia Gresik yang telah mengeksekusi proyek ini dengan sangat baik.
"Gudang ini diharapkan dapat mendukung kinerja operasional dan keuangan Petrokimia Gresik dengan mengurangi emisi karbon dan kerugian," tutup Rahmad.
Peresmian gudang curah urea berkapasitas 20.000 ton dilakukan oleh Rahmad Pribadi bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, dalam rangkaian acara "Tasyakuran HUT Ke-52 Petrokimia Gresik" di Gresik, Jawa Timur.***