Kabar BUMN – PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali mewujudkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dengan bersinergi bersama salah satu perusahaan BUMN, Perusahaan Umum (Perum) BULOG.
Pupuk Indonesia menggandeng BULOG untuk memperkuat program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat atau dikenal dengan MAKMUR.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Perum BULOG, Bayu Krisnamurthi di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Jumat (5/7).
Baca Juga: Hadirkan Cita Rasa Kaya Rempah, Ini Rekomendasi Tempat Makan Nasi Goreng Kambing di Jakarta
Melalui kerja sama ini, BULOG berperan sebagai penjamin atau offtaker hasil panen petani yang tergabung dalam program MAKMUR.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Perum BULOG nantinya akan menjadi offtaker bagi para petani MAKMUR.
“Mudah-mudahan nantinya kerja sama antara Pupuk Indonesia dengan BULOG ini bisa menciptakan ekosistem closed loop di sektor pangan, antara BUMN pangan dengan pupuk,” ujar Rahmad.
Baca Juga: Perkokoh Empat Tahun Transformasi Organisasi, Pertamina Gelar AKHLAK Fest 2024
Peran offtaker dalam industri pertanian sangat penting dan strategis.
Offtaker membantu menstabilkan harga hasil pertanian dengan membeli produk om dari petani pada harga yang telah disepakati sebelumnya.
Kehadiran offtaker memberikan jaminan pasar bagi petani, sehingga mereka dapat menanam dengan kepastian bahwa hasil panen mereka akan dibeli. Hal ini dapat meningkatkan keamanan finansial petani.
Baca Juga: 4 Pantai yang Belum Ramai Pengunjung di Kawasan Ujung Genteng, Sukabumi
Program MAKMUR merupakan ekosistem pertanian yang digagas oleh Pupuk Indonesia untuk menciptakan dukungan bagi petani, dengan menggunakan pupuk nonsubsidi.
Program ini membantu petani antara lain melalui penyediaan dana atau modal usaha yang bersinergi dengan lembaga perbankan, jaminan asuransi, ketersediaan pupuk, kawalan pengendalian hama, hingga offtaker.
Inisiatif ini menegaskan bahwa Pupuk Indonesia, bukan hanya berperan sebagai produsen pupuk namun juga berkomitmen membimbing dan mendorong petani agar lebih sejahtera.
Baca Juga: Mandiri Indonesia Open 2024, Turnamen Golf Bergengsi Kembali Hadir dengan Semangat Baru
Selama periode Januari hingga Juni 2024, program MAKMUR telah diaplikasikan secara nasional dan berhasil mencatatkan realisasi seluas 295.904 hektare (ha) lahan dengan jumlah petani binaan sebanyak 120.320 orang.
Pupuk Indonesia melalui program MAKMUR juga mencatat peningkatan produktivitas petani padi sebesar 14% (rata-rata produktivitas meningkat dari 5,7 ton/ha menjadi 6,5 ton/ha).
Artikel Terkait
HUT BULOG ke-57, Dewan Pengawas Perum BULOG Lari Ultra Marathon 57 Km dari Jakarta sampai Bogor
PT Pupuk Indonesia Niaga Dukung Program Pemerintah Atasi Stunting di Kelurahan Kalibata
Deadline Hari Ini! Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang untuk Beberapa Posisi, Berikut Link Pendaftarannya
Perum BULOG Jamin dan Pastikan Rantai Pasok Beras untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Perum BULOG Paparkan Pentingnya Impor Beras untuk Indonesia
Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Platinum BISRA 2024 Berkat Program "Social Tour Dambaan"