Sinergi Saudara Sesama BUMN, Pupuk Indonesia Gandeng BULOG Jadi Offtaker Panen Petani Program MAKMUR

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 9 Juli 2024 | 17:30 WIB
Pupuk Indonesia menggandeng Perum BULOG untuk berperan sebgai offtaker panen petani program MAKMUR (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat). (DOK.PT Pupuk Indonesia (Persero))
Pupuk Indonesia menggandeng Perum BULOG untuk berperan sebgai offtaker panen petani program MAKMUR (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat). (DOK.PT Pupuk Indonesia (Persero))

Kabar BUMN – PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali mewujudkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dengan bersinergi bersama salah satu perusahaan BUMN, Perusahaan Umum (Perum) BULOG.

Pupuk Indonesia menggandeng BULOG untuk memperkuat program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat atau dikenal dengan MAKMUR.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Perum BULOG, Bayu Krisnamurthi di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Jumat (5/7).

Baca Juga: Hadirkan Cita Rasa Kaya Rempah, Ini Rekomendasi Tempat Makan Nasi Goreng Kambing di Jakarta

Melalui kerja sama ini, BULOG berperan sebagai penjamin atau offtaker hasil panen petani yang tergabung dalam program MAKMUR.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Perum BULOG nantinya akan menjadi offtaker bagi para petani MAKMUR.

“Mudah-mudahan nantinya kerja sama antara Pupuk Indonesia dengan BULOG ini bisa menciptakan ekosistem closed loop di sektor pangan, antara BUMN pangan dengan pupuk,” ujar Rahmad.

Baca Juga: Perkokoh Empat Tahun Transformasi Organisasi, Pertamina Gelar AKHLAK Fest 2024

Peran offtaker dalam industri pertanian sangat penting dan strategis.

Offtaker membantu menstabilkan harga hasil pertanian dengan membeli produk om dari petani pada harga yang telah disepakati sebelumnya.

Kehadiran offtaker memberikan jaminan pasar bagi petani, sehingga mereka dapat menanam dengan kepastian bahwa hasil panen mereka akan dibeli. Hal ini dapat meningkatkan keamanan finansial petani.

Baca Juga: 4 Pantai yang Belum Ramai Pengunjung di Kawasan Ujung Genteng, Sukabumi

Program MAKMUR merupakan ekosistem pertanian yang digagas oleh Pupuk Indonesia untuk menciptakan dukungan bagi petani, dengan menggunakan pupuk nonsubsidi.

Program ini membantu petani antara lain melalui penyediaan dana atau modal usaha yang bersinergi dengan lembaga perbankan, jaminan asuransi, ketersediaan pupuk, kawalan pengendalian hama, hingga offtaker.

Inisiatif ini menegaskan bahwa Pupuk Indonesia, bukan hanya berperan sebagai produsen pupuk namun juga berkomitmen membimbing dan mendorong petani agar lebih sejahtera.

Baca Juga: Mandiri Indonesia Open 2024, Turnamen Golf Bergengsi Kembali Hadir dengan Semangat Baru

Selama periode Januari hingga Juni 2024, program MAKMUR telah diaplikasikan secara nasional dan berhasil mencatatkan realisasi seluas 295.904 hektare (ha) lahan dengan jumlah petani binaan sebanyak 120.320 orang.

Pupuk Indonesia melalui program MAKMUR juga mencatat peningkatan produktivitas petani padi sebesar 14% (rata-rata produktivitas meningkat dari 5,7 ton/ha menjadi 6,5 ton/ha).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini