Kabar BUMN – PT TASPEN (Persero) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui implementasi Employee Well-being Policy (EWP).
Sebagai bagian dari langkah ini, TASPEN secara resmi memperkenalkan fasilitas daycare untuk anak-anak karyawan yang berusia 1-5 tahun, dengan tujuan mendukung keseimbangan antara peran profesional dan tanggung jawab sebagai orang tua.
Fasilitas ini diresmikan pada Senin (26/8/2024) lalu di TASPEN Daycare, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh Staf Khusus V Menteri BUMN Tsamara Amany, Ketua Srikandi BUMN Fikha Lutfi, Direktur SDM & TI TASPEN Ovita Susiana, serta jajaran direksi lainnya.
Baca Juga: Gemuruh Relawan Bakti BUMN 2024, TASPEN Bawa Harapan Baru ke Kepulauan Nias
Fasilitas daycare ini dirancang dengan fasilitas lengkap seperti ruang bermain, tempat tidur, toilet training, dan pengasuh yang terlatih.
Tujuannya adalah membantu para karyawan, terutama Srikandi TASPEN, untuk tetap fokus pada pekerjaan mereka, dengan keyakinan bahwa anak-anak mereka dirawat dengan baik.
TASPEN berharap fasilitas ini akan meningkatkan produktivitas karyawan dan berdampak positif pada kinerja perusahaan.
"Penyediaan fasilitas daycare adalah bukti nyata komitmen TASPEN terhadap kesejahteraan karyawan.
"Dengan adanya fasilitas ini, karyawan dapat bekerja lebih tenang dan fokus, yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan," kata Corporate Secretary TASPEN, Pudiastuti Citra Adi, seperti dikutip KabarBUMN.com dari taspen.co.id, Selasa (3/9/2024).
Saat ini, terdapat sekitar 180 karyawan di Kantor Pusat TASPEN yang memiliki anak berusia 1-5 tahun, sebuah periode perkembangan yang sangat penting bagi anak.
Baca Juga: TASPEN Peduli, Layanan Khusus untuk Peserta Uzur dan Sakit, Hadir di Seluruh Indonesia
TASPEN bekerja sama dengan Akaria Daycare untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis 9 prinsip kecerdasan majemuk.
Anak-anak yang berada di daycare ini akan menikmati berbagai kegiatan edukatif seperti greeting, circle time, cerita interaktif, permainan kelompok, dan kerajinan tangan yang disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka.