Sementara itu, penumpang First Class mencapai 112 ribu atau 2% dan Business Class sebanyak 233 ribu atau 4%.
Baca Juga: Ikuti Cara Ampuh Ini untuk Gasak Mobil dan iPhone Gratis di Undi-Undi Hepi Telkomsel Oktober 2024
Sebanyak 96% penumpang adalah domestik, sementara 4% berasal dari penumpang internasional.
Stasiun dengan pemberangkatan penumpang paling tinggi yaitu Stasiun Halim.
Sebanyak 2,9 juta penumpang tercatat di Stasiun Halim.
Baca Juga: Loker BUMN 2024 Terbaru, Dicari Pramugara dan Pramugari untuk PT Reska Multi Usaha (KAI Services)
Selanjutnya, menyusul Stasiun Padalarang dengan 2 juta penumpang, dan stasiun Tegalluar Summarecon dengan 733 ribu penumpang.
Adapun rute Halim – Padalarang PP masih mendominasi dengan kisaran 80% dari total seluruh perjalanan penumpang.
Sisanya sebanyak 20% penumpang memilih rute Halim – Tegalluar Summarecon PP.
“Untuk membangun budaya menggunakan transportasi umum, KCIC terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan aksesibilitas seluruh stasiun Whoosh.
"Konektivitas dengan LRT Jabodebek, Bus Transjakarta, Bus Trans Metro Pasundan, Commuter Line Bandung Raya, KA Feeder Kereta Cepat, Bus ke bandara, dan berbagai moda lainnya untuk menuju destinasi lanjutan dibangun guna memudahkan penumpang bermobilitas melalui transportasi yang terintegrasi,” ujar Eva.
Menurut masyarakat, sebanyak 45% pengguna Whoosh sebelumnya memilih menggunakan mobil untuk bepergian antara Jakarta dan Bandung.
Baca Juga: KAI Bandara Perkenalkan Layanan Refund Real-Time untuk Kenyamanan Penumpang
Sedangkan 25% lainnya memilih menggunakan bus atau travel.