Kabar BUMN – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperluas jangkauan layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) hingga ke Kota Madiun.
Layanan dengan rute baru ini berlaku sejak Sabtu, 2 November 2024.
Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat yang ingin bepergian ke bandara maupun ke daerah-daerah di sepanjang jalur pemberhentian.
Baca Juga: KAI Logistik Raih 3 Penghargaan di Stellar Workplace Award 2024
Dengan rute baru ini, KAI memperkuat perannya dalam menghubungkan masyarakat melalui integrasi layanan kereta dengan moda transportasi lain, mulai dari terminal, pelabuhan, hingga bandara.
KA BIAS kini memiliki dua perjalanan pulang-pergi antara Bandara Adi Soemarmo dan Madiun setiap harinya.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, berharap perpanjangan rute ini dapat menjadi alternatif akses bagi penumpang bandara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah aglomerasi yang dilalui kereta.
Baca Juga: Diskon Tiket Kereta Api di KAI Expo 2024! Dapatkan Kesempatan Liburan Hemat hingga 70%
“Kami harap KA BIAS dapat menjadi pilihan yang mudah bagi pengunjung Bandara Adi Soemarmo yang ingin melanjutkan perjalanan ke Madiun dan stasiun-stasiun lain di sepanjang jalur,” ujar Anne, seperti dikutip KabarBUMN.com dari kai.id, Minggu (3/11/2024).
KA BIAS kini berhenti di 9 stasiun, yaitu Madiun, Magetan, Ngawi, Walikukun, Sragen, Solojebres, Solobalapan, Kadipiro, dan Adi Soemarmo.
Selain terintegrasi dengan Bandara Adi Soemarmo, layanan KA ini juga terhubung dengan Kereta Jarak Jauh dan Commuterline di stasiun-stasiun utama seperti Solojebres dan Solobalapan, sehingga memudahkan penumpang untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan.
Baca Juga: Hadiri KAI Expo 2024, Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api hingga 70%
Waktu tempuh perjalanan dari Bandara Adi Soemarmo ke Madiun atau sebaliknya adalah 1 jam 59 menit.
Pada perjalanan perdana dan sepanjang bulan November 2024, KA BIAS Madiun menggunakan rangkaian KRDI (Kereta Rel Diesel Indonesia) dengan kapasitas 190 tempat duduk serta kapasitas daya angkut hingga 150%, sehingga penumpang bisa memilih duduk atau berdiri.