trending

Bio Farma Luncurkan Produk Bio-TB STR untuk Diagnostik Tuberkulosis, Dukung Indonesia Capai Target Eliminasi TB 2030

Minggu, 10 November 2024 | 08:00 WIB
Bio Farma luncurkan Bio-TB STR, produk diagnostik Tuberkulosis. (biofarma.co.id)

Kabar BUMN – Bio Farma, BUMN yang bergerak di bidang farmasi dan ilmu kesehatan, baru saja mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI untuk produk terbarunya, Bio-TB STR, pada Oktober 2024.

Produk ini merupakan langkah pertama dari kemitraan strategis antara Bio Farma dan BD (Becton, Dickinson and Company), perusahaan teknologi medis global, dalam menyediakan alat kesehatan diagnostik TB yang diproduksi secara lokal.

Bio-TB STR adalah reagen inovatif untuk preparasi sampel TB, yang dirancang untuk mendukung pengujian pada platform diagnostik molekular BD MAX™.

Baca Juga: Magang di Bio Farma Dapat Sertifikat MAGENTA BUMN, Sedang Dibuka Dua Lowongan untuk Fresh Graduate

Dengan alat ini, tenaga medis bisa mendeteksi bakteri penyebab TB dan sekaligus mengidentifikasi resistensi bakteri terhadap terapi antibiotik lini pertama.

Hal ini memungkinkan diagnosis yang lebih cepat dan akurat, mendukung efektivitas penanganan penyakit TB di Indonesia.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan komitmen perusahaan dalam membantu Indonesia mencapai target eliminasi TBC pada 2030.

Baca Juga: Hadiri Jumpa Pers di Jakarta, Menteri BUMN Puji Strategi Konsistensi Global Bio Farma dalam Ekosistem Kesehatan Dunia

“Produksi lokal reagen STR ini adalah pencapaian penting untuk meningkatkan kemandirian Indonesia dalam tes TB.

"Bio-TB STR diharapkan bisa memperluas akses dan meningkatkan efisiensi tes TB, sehingga mempermudah Indonesia dalam mencapai target eliminasi TB,” jelas Shadiq, seperti dikutip KabarBUMN.com dari biofarma.co.id, Minggu (10/11/2024).

Ia juga menambahkan bahwa sistem BD MAX™ telah didistribusikan di 15 provinsi di Indonesia sejak awal 2024 melalui Program TB Nasional.

Baca Juga: Bio Farma Semakin Maju di Kancah Distribusi Vaksin Global, Erick Thohir: Kita Harus Bekerja Lebih Keras!

Inisiatif ini menunjukkan kemampuan produksi lokal Bio Farma dalam mendukung ketahanan pasokan diagnostik TB di Indonesia dan memperluas akses tes TB bagi masyarakat.

Data WHO mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki beban TBC tertinggi kedua di dunia, dengan estimasi 1.060.000 kasus baru dan 134.000 kematian setiap tahunnya.

Halaman:

Tags

Terkini