trending

ANTAM dan Freeport Indonesia Jalin Kerja Sama Jual Beli Emas, Perkuat Rantai Pasok Domestik

Minggu, 10 November 2024 | 12:00 WIB
Acara penandatanganan kerja sama jual beli emas antara ANTAM dan PT Freeport Indonesia. (Dok. Kementetian BUMN)

Kabar BUMN – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani perjanjian strategis untuk memperkuat rantai pasok emas dalam negeri.

Melalui kerja sama ini, PTFI akan memasok bahan baku emas berkadar kemurnian 99,99% yang nantinya akan diolah oleh ANTAM menjadi produk logam mulia.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama ANTAM Nico Kanter dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, serta Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) Hendi Prio Santoso.

Baca Juga: Erick Thohir: Kerja Sama Antam - Freeport yang Diprakarsai MIND ID Berpotensi Hemat Cadangan Devisa Hingga 200 Triliun

Direktur Utama ANTAM Nico Kanter menyatakan bahwa sinergi ini merupakan langkah untuk meningkatkan hilirisasi dan industrialisasi guna mendukung Indonesia Emas.

"Kerja sama pengadaan bahan baku emas dari PTFI menunjukkan komitmen ANTAM untuk memperkuat bisnis logam mulia dan memenuhi kebutuhan investasi emas masyarakat.

"Ini juga memperkuat pasokan domestik emas logam mulia ANTAM," ujarnya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari antam.com, Minggu (10/11/2024).

Baca Juga: PLN dan Antam Bersinergi Hadirkan Listrik Bersih untuk Smelter Feronikel di Kolaka

Menurut Nico, ANTAM akan membeli sekitar 30 ton emas per tahun dari PTFI, yang akan diolah di pabrik pemurnian ANTAM menjadi produk logam mulia.

Produk ini akan diprioritaskan untuk Butik Emas Logam Mulia (BELM) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, memastikan ketersediaan produk bagi masyarakat yang semakin tinggi minatnya terhadap investasi emas.

“Dengan pasokan bahan baku domestik yang terjamin, ANTAM dapat lebih responsif dalam memenuhi permintaan emas logam mulia yang terus meningkat," tambah Nico.

Baca Juga: ANTAM Raih Penghargaan Subroto 2024, Bukti Nyata Kontribusi untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat

Kerja sama ini, lanjutnya, tidak hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan tetapi juga mendukung perekonomian nasional dengan mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas juga mengungkapkan bahwa fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) milik PTFI memiliki kapasitas pemurnian 50 ton emas, 200 ton perak, serta logam mulia lainnya seperti platinum dan paladium.

Halaman:

Tags

Terkini