4. Perencanaan alur lalu lintas penerbangan (ATFM).
5. Operasional penerbangan tanpa awak, termasuk drone.
Baca Juga: AirNav Indonesia Lakukan Uji Coba Lintas Negara, Indonesia dengan Australia
Polana menegaskan bahwa kerja sama ini membuka peluang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antara kedua negara.
“Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, mendorong inovasi teknologi, dan memastikan keselamatan penerbangan, baik di ruang udara Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik,” ujarnya.
Kerja sama antara AirNav Indonesia dan FAA tidak hanya berfokus pada hubungan bilateral, tetapi juga pada penguatan peran kedua institusi dalam mendukung kemajuan industri penerbangan global.
Baca Juga: Momen Bersejarah, AirNav Indonesia Sukses Alihkan Ruang Udara Sektor ABC dari Singapura
“MoU ini bukan sekadar membangun kemitraan, tetapi juga mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk terus mendukung perkembangan industri penerbangan dunia.
"Kami berharap kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, memastikan layanan penerbangan yang semakin aman, efisien, dan berkelas dunia,” tutup Polana.
Dengan kerja sama ini, AirNav Indonesia dan FAA menunjukkan komitmen kuat untuk mengatasi tantangan navigasi penerbangan masa depan melalui inovasi dan kolaborasi global.***