Kabar BUMN - PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR) menandatangani Shareholders Agreement (SHA) dengan PT Surya Subang Smartpolitan (SSS) di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta.
Penandatanganan ini bagian dari komitmen transisi energi PLN NP, yang selanjutnya akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kawasan Industri Subang Smartpolitan.
Kesepakatan ditandatangani Direktur Utama PLN NR Harjono dan Direktur PT Surya Subang Smartpolitan Didi Wihardi.
Baca Juga: Optimalkan Produksi PLTA, PLN Nusantara Power Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca di Minahasa
Penandatanganan disaksikan Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN (Persero) Hartanto Wibowo, Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah, dan Wakil Presiden Direktur PT Suryacipta Swadaya Wilson Effendy.
Pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan, dengan dukungan PLTS kapasitas 18 MWp, dirancang untuk menciptakan Kawasan Subang Smartpolitan di Jawa Barat dengan fasilitas ketersediaan energi bersih dan berkelanjutan.
Proyek ini kombinasi pengembangan kawasan industri terpadu dan pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT). Proyek dikembangkan PLN NP melalui anak usahanya PLN NR.
Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menyatakan, pengembangan PLTS di Subang Smartpolitan merupakan bagian dari komitmen Nusantara Power dalam menghadirkan energi bersih di Indonesia serta menambah portofolio baru bagi Perusahaan.
Baca Juga: PLN NP Borong 5 Penghargaan K2 Subroto Award 2024 Berkat Konsistensinya Terapkan Pengelolaan K3
“PLTS Subang Smartpolitan adalah langkah nyata PLN Nusantara Power dalam mendukung percepatan transisi energi sekaligus memastikan penyediaan listrik berbasis energi bersih yang andal dan efisien,” kata Ruly.
Proyek ini tidak hanya menambah portofolio pembangkit EBT kami, imbuh Ruly, tetapi juga mendukung daya saing industri di kawasan Subang Smartpolitan.
Proyek ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara PT PLN (Persero) dan PT Suryacipta Swadaya pada 5 April 2023.
Selain itu, pengembangan ini menegaskan peran strategis PLN NP dalam menyediakan solusi energi bersih bagi sektor industri, sekaligus mendukung target pemerintah untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060.