Wiyono menegaskan bahwa PT PAL Indonesia bertekad untuk terus menyediakan kapal perang yang tidak hanya andal dalam operasi militer, tetapi juga memiliki fleksibilitas tinggi untuk membantu penyelamatan dan perlindungan masyarakat maritim.
Baca Juga: Magang Selama Tiga Bulan di BUMN, Bank Mandiri Buka Lowongan untuk Mahasiswa dari Jurusan Berikut
“Momentum ini juga menjadi pemicu bagi PT PAL untuk terus berinovasi di sektor pertahanan maritim,” tambahnya.
Proses evakuasi KM Scania I dimulai setelah KRI GNR-332 mendapatkan laporan mengenai kapal nelayan yang telah terombang-ambing di laut selama empat hari.
Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan, Komandan KRI GNR-332, menjelaskan bahwa tim segera melakukan aksi dengan memasang tali penarik untuk menarik kapal nelayan menuju perairan yang lebih aman sejauh 22 mil laut, ke Banyuwangi, untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.***