Dalam kesempatan ini, Dwi Satriyo menekankan bahwa pencegahan kecelakaan kerja bukan hanya bergantung pada teknologi dan peralatan, tetapi yang paling penting adalah kesadaran dan kompetensi seluruh Insan perusahaan.
Baca Juga: Rayakan Imlek Seru di Trans Studio Bandung: Hemat Hingga 35% untuk Tiket Masuk!
Oleh karena itu, perusahaan juga mengharapkan pengembangan kompetensi SDM yang terus menerus sebagai bagian dari strategi untuk menciptakan budaya K3 yang unggul.
"Kompetensi, kapasitas, dan integritas SDM menjadi inti dari keberhasilan implementasi program K3. Untuk itu, pengembangan SDM menjadi kunci untuk memastikan keberhasilan program ini di Petrokimia Gresik," tambah Dwi Satriyo.***