Untuk memastikan pasokan tetap terjaga, Petrokimia Gresik telah menyediakan stok awal tahun sebesar 356.155 ton per 19 Januari 2025.
Baca Juga: Lowongan Magang BUMN: Yuk Gabung sebagai Material Engineering di PT Petrokimia Gresik
Stok tersebut terdiri dari 62.386 ton Urea, 278.885 ton NPK, dan 14.884 ton Petroganik, yang tersebar di gudang-gudang Lini II di tingkat provinsi serta Lini III di tingkat kabupaten/kota.
"Stok ini jauh melebihi ketentuan minimum yang ditetapkan pemerintah, sehingga petani tidak perlu khawatir akan kekurangan pupuk dalam beberapa pekan ke depan," tegas Dwi Satriyo.
Dwi Satriyo berharap para petani dapat mengoptimalkan pupuk bersubsidi yang telah tersedia untuk meningkatkan produktivitas pertanian, selaras dengan target swasembada pangan nasional.
"Penebusan pupuk kini lebih mudah, tanpa prosedur berbelit.
"Kami mengajak seluruh petani untuk memanfaatkan kemudahan ini agar kita bersama-sama dapat mewujudkan swasembada pangan dan mendukung visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran," pungkasnya.***