trending

Wamen BUMN Pastikan Ketersediaan Pupuk Aman, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 11 Februari 2025 | 21:00 WIB
Wamen BUMN Aminuddin Ma’ruf saat kunjungan kerja dan peresmian kebun riset (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Aminuddin Ma’ruf, menegaskan bahwa produksi dan distribusi pupuk bagi petani tetap terjaga dengan baik.

Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja dan peresmian kebun riset "Kujang Kampioen" milik PT Pupuk Kujang di Cikampek, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (7/2/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Amin didampingi oleh Direktur SDM PT Pupuk Indonesia (Persero), Tina T. Kemala Intan, serta Direktur Utama Pupuk Kujang, Maryono.

Baca Juga: Di Kunjungan ke Pupuk Kujang, Wamen BUMN Aminuddin Memastikan Stok Pupuk dan Resmikan Kebun Riset

Mereka meninjau langsung fasilitas pengemasan serta gudang penyimpanan pupuk guna memastikan stok tetap mencukupi.

"Kami memastikan bahwa pasokan pupuk, baik subsidi maupun nonsubsidi, dalam kondisi aman untuk seluruh wilayah.

"Distribusinya pun kami pastikan lancar demi mendukung kebutuhan para petani," ujar Wamen Amin.

Baca Juga: Lowongan Magang Staff Pemeliharaan Listrik di PT Pupuk Kujang, Ini Kualifikasinya

Berdasarkan data per Kamis (6/2/2025), stok pupuk subsidi di seluruh Indonesia mencapai 133.671 ton, yang terdiri dari 99.191,4 ton Urea, 29.056,9 ton NPK, dan 5.422,6 ton pupuk organik.

Sementara itu, ketersediaan pupuk nonsubsidi mencapai 10.218,9 ton, dengan rincian 7.557,3 ton Urea dan 2.661,6 ton NPK.

Menurut Wamen Amin, sektor industri pupuk memiliki peran strategis dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita, terutama dalam upaya mencapai swasembada pangan nasional.

Baca Juga: Deadline Masih Lama! PT Pupuk Kujang Mencari Staf Programmer untuk Magang di BUMN

"Presiden selalu menekankan bahwa ketahanan pangan adalah kunci kemajuan dan kedaulatan bangsa.

"Dengan lahan pertanian yang tidak bertambah, sementara kebutuhan pangan terus meningkat, inovasi dan riset menjadi keharusan bagi Pupuk Indonesia untuk meningkatkan produktivitas," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini